Informasi dihimpun ada sekitar sepuluh peserta perempuan yang mengalami kesurupan. Mereka berteriak keras di dalam tenda. Melihat ada keanehan tersebut, pihak panitia meminta bantuan paranormal atau “orang pintar” untuk menyembuhkan para peserta.
Enam peserta dibawa panitia ke rumah warga yang dekat dengan perkemahan untuk disembuhkan. Sementara peserta yang lainnya disembuhkan di dalam tenda perkemahan.
Beberapa jam usai kejadian tersebut atau sekitar pukul 23.00 WIB, semua peserta yang kesurupan tadi kembali sadar dan bisa melanjutkan perkemahan. “Ya ada yang kesurupan, kami sempat bantu dan bawa ke rumah. Tapi tidak lama mereka cepat sadar,” kata Andra, warga setempat.
Ia menduga peserta yang mengalami kesurupan karena kelelahan, ditambah karena kondisi cuaca yang beberapa hari terakhir ini turun hujan terus. “Peserta disarankan untuk istirahat di rumah masing-masing karena kondisinya masih lemas,” jelasnya.
Sementara Sekretaris Panitia Perkemahan Raimuna ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peserta yang diduga kesurupan saat mengikuti perkemahan Raimuna. “Memang ada peserta putri yang kesurupan, semuannya sudah sadar,”katanya.
