Berita Daerah

Polisi Terus Kejar Pelaku Pembunuhan Kakak Adik di Sungai Menang

257

KAYUAGUNG I Guna mengejar pelaku pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya kakak- adik  Andi Alias Aan dan Biliyadi alias Bilit, Polres OKI mengerahkan pasukannya, sejak Rabu (17/5/2016) aparat dari satuan reskrim, intel dan Sabhara dan Polsek Sungai Menang mendatangi Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, OKI.

Kedatangan aparat selain mengejar para pelaku penembakan juga menghimbau agar pihak korban untuk mempercayakannya kasus ini kepada pihak kepolisian. Tak hanya itu, aparat juga meminta agar keluarga pelaku dan menyuruh pelaku segera menyerahkan diri. “Ada sekitar 53 anggota yang kita kerahkan. Dan ada enam pondok dikawasan kebun yang kita geledah untuk mengejar para pelaku,” tegas Kapolres OKI Amazona Pelemonia didampingi Kabag Ops Polres OKI AKP God Parlaso Sinaga, Jumat (20/5/2016).

Ditegaskan Kapolres bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku kejahatan bila tak mau bekerja sama. Tak hanya itu, Kapolres juga menghimbau jajarannya untuk lebih dekat dengan masyarakat dan cepat serta sigap bila menerima aduan. “Anggota yang nakal dan terlibat narkoba juga akan kita tindak tegas,” ucap perwira jebolan Akpol 1997 ini.

Lanjut perwira melati dua ini, juga menggelar program kopi kamtibmas untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat. Serta mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban.

Seperti diketahui sebelumnya, peredaran senjata api rakitan semakin mengkhawatirkan. Kakak- adik warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, menjadi korban penembakan yakni Andi alias Aan (37) dan Biliyadi als bilit (35).

Andi mengalami luka tembak di dada kiri tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan Bilit meninggal di lokasi kejadian dengan luka tembak di paha kiri, dua  luka di perut , dua di dada, serta pisau masih menancap di kepala. Korban lainnya anak dari Andi, yakni Ucok dirawat di rumah sakit lampung akibat luka tembak di kaki kanan.

Sementara pelakunya merupakan warga setempat berinisial DR (Darso) dan rekannya. Peristiwa tragis itu terjadi Rabu (11/5) sekitar pukul 15.00 WIB,  di base came nawa surya PT SGP Desa Gajah Mati. (Romi)

Exit mobile version