Berprestasi Dibidang Matematika, Siswa dari Pelosok OKI Diberangkatkan ke Jakarta

user
nandong 24 Juni 2022, 19:36 WIB
untitled

OKI - Enjelia Dwi Ismawati, seorang pelajar SDN 1 Sidomakmur Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang memiliki ketekunan, kerja keras dan semangat tinggi, akan diberangkatkan ke Jakarta.

Enjelia bersama empat pelajar lainnya, yaitu Aben Raden Samudra Jaya Siswa Kelas IV SD IT Madani Kayuagung, Putri Amelia siswi SDN 1 Sirah Pulau Padang, M. Rizky Aditia siswa kelas VII SMP Plus Literasi Petir dan Dyra Humaira Suwandi Siswi SMAN 3 Unggulan tersebut akan berwisata edukasi edukasi ke Jakarta dan Bogor Jawa Barat.

Keberangkatan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih Enjelia dan teman-temannya.

Mereka merupakan peserta terbaik yang menyisihkan 500 peserta kompetisi Matematika Suprarasional Rayon OKI, yang diselenggarakan oleh Rumah Literasi OKI bekerjasama dengan Klinik Pendidikan Mipa (KPM) Bogor yang berlangsung mulai dari Januari hingga April 2022 lalu.

Enjelia merupakan pelajar yang berasal dari wilayah pedalaman OKI. Meskipun berasal dari wilayah terpencil, tidak menyurutkan semangatnya untuk berprestasi.

“Senang dapat ambil bagian dalam kompetisi matematika dan punya kesempatan yang sama dengan teman-teman yang bersekolah di kota-kota” Ungkap Anjelia pada acara Pelepasan Finalis di Kantor Bupati OKI, Jumat (24/6/2022).

Enjelia mengaku, ia sangat menyukai matematika meskipun pelajaran tersebut dianggap sulit oleh kebanyakan orang.

“Suka hitung-hitungan, juga menghapal rumus-rumus. Ada kepuasan kalau berhasil menyelesaikan soal-soal itu," terang dia.

Enjelia juga berpesan kepada teman sebayanya yang bersekolah di desa, untuk tidak putus asa dan tidak kehilangan semangat belajar.

“Sama saja mau sekolahnya di desa atau di kota, yang penting semangat kita untuk belajar," ujar dia.

Sementera Suwantri (53), ibu Enjelia mengaku bangga dengan prestasi anaknya. Meski bukan dari keluarga berada, anak bungsunya itu mampu berprestasi.

“Haru saya, bapaknya kerja sebagai buruh sawit, tapi semangat dia untuk belajar sangat tinggi,” terang Suwantri.

Kisah haru lainnya diceritakan Suwantri saat diundang ke Kayuagung untuk menerima hadiah dan berangkatkan ke Jakarta.

Suwantri juga sempat mempertimbangkan kehadirannya ke acara tersebut, mengingat untuk sampai ke Kayuagung dibutuhkan ongkos yang cukup tinggi.

“Saya bilang sama panitianya, kami tidak ada ongkos, karena harus naik speed boat ke Palembang dan naik taksi lagi ke Kayuagung," ujar Suwantri lirih.

“Namun panitianya bilang ke saya pokoknya ibu berangkat dulu nanti biaya kami yang urus,” terang dia lagi.

Pendiri Rumah Literasi sekaligus duta literasi OKI, M. Alki Ardhiansyah Iskandar mengatakan, edu trip ini merupakan apresiasi bagi para peserta KMS yang keluar sebagai finalis nasional.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar terbaik yang berhasil lolos ketahap nasional pada Kompetisi Matematika Suprarasional yang digelar pada Februari lalu," ungkap Alki.

Ia menjelaskan, Kompetisi Matematika Suprarasional merupakan bagian dari program kerja Rumah Literasi OKI.

Rumah literasi OKI menurut Alki adalah ruang yang bertujuan untuk mengatasi kesenjangan akses terhadap buku bacaan, terutama bagi anak anak dan remaja di pelosok.

“Dengan kata lain, program ini memiliki misi pemerataan penyebaran buku dan budaya membaca/menulis di masyarakat” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Duta literasi OKI itu juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab OKI, PT Sampoerna Agro yang banyak mendukung kegiatan berliterasi di OKI.

“Di rumah literasi kami hanya perantara sumbu yang sedang berusaha menyulut api agar lentera literasi terus menerangi generasi penerus bangsa,” tutup dia.

Credits

Bagikan