OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyiapkan perluasan program beasiswa bagi mahasiswa asal OKI. Selain mengandalkan APBD, Pemkab OKI menggandeng perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk turut memperluas dukungan pembiayaan pendidikan.
Upaya tersebut disampaikan Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki saat menghadiri Wisuda Angkatan XV Universitas Islam Ogan Komering Ilir (Uniski) Kayuagung, Kamis (17/9/2026).
Muchendi mengatakan, program beasiswa yang selama ini berjalan masih terbatas. Karena itu, Pemkab OKI kini berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan agar turut menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal OKI.
“Beasiswa ini tidak hanya melalui APBD. Kami juga sudah berkomunikasi dengan perusahaan di OKI agar turut memberikan kuota beasiswa,” kata Muchendi.
Dia menargetkan perluasan program tersebut mulai dilaksanakan pada 2027 dengan tetap menyesuaikan ketentuan yang berlaku.
“Harapan kita semakin banyak mahasiswa yang bisa dibantu, baik oleh pemerintah maupun dunia usaha,” ujarnya.
Dihadapan para wisudawan, Muchendi juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah meraih gelar sarjana. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dunia kerja menuntut kemampuan untuk terus beradaptasi.
“Teruslah menjadi manusia pembelajar. Setelah lulus, yang dilihat bukan hanya gelar dan nilai, tetapi apa yang bisa diberikan kepada masyarakat,” kata Muchendi.
Sebanyak 191 mahasiswa Uniski diwisuda pada Angkatan XV. Para lulusan selanjutnya akan memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun ruang pengabdian di tengah masyarakat.
Rektor Uniski Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Faizal DEA mengatakan, kampus berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat.
“Lulusan tidak hanya harus unggul dalam kompetisi, tetapi juga kuat dalam karakter dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Faizal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang mengingatkan para wisudawan bahwa gelar akademik membawa tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Gelar bukan tujuan akhir. Yang penting adalah manfaat yang bisa saudara berikan kepada masyarakat,” kata Cik Ujang. (*)
