Berita Daerah

PDAM Tirta Agung Usulkan Kenaikan Tarif Menjadi Rp2.000 Per Kubik

174
Bana
Bagian Umum PDAM Tirta Agung, Bana Riyanto

KAYUAGUNG I PDAM Tirta Agung memastikan akan melakukan penyesuaian tarif air bersih tahun ini, khususnya kategori rumah tangga. Selama ini tarif dasar rumah tangga Rp1.100 per kubik, rencananya akan naik menjadi Rp2.000 per kubik.

“Bayangkan saja sejak tahun 2005 sampai saat ini tarif PDAM Tirta Agung sangat rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Makanya tarif air bersih masih disubsidi pemerintah. Kami sudah koordinasikan kenaikan tarif ini dengan Bupati. Tinggal dikonsultasikan saja dengan Badan Pengawas yakni Asisten II Setda OKI,” kata Bagian umum PDAM Tirta Agung, Bana Riyanto, Selasa (28/2).

Setelah itu, kata dia, badan pengawas akan mrlakukan rapat mrmbahas kenaikan tarif dasar rumah tangga. Hasil rapat nanti akan disampaikan ke bagian hukum untuk selanjutnya menjadi dasar penyusunan Peraturan Bupati (Perbup).

Kendatipun tarif air bersih bagi rumah tangga naik, namun belum tentu bisa menutupi seluruh biaya operasional PDAM.

“Tahun lalu produksi Rp4.009 per kubik. Sementara harga jual air bersih Rp1.614 per kubik. Artinya masih ada kerugian Rp2.395 per kubik. Nah, dari kerugian itulah masih disubsidi pemerintah sebesar Rp2.395 per kubik,” jelasnya.

Hingga tutup buku 2016 l, masih kata dia, tercatat jumlah pelanggan air bersih di OKI sebanyak 6.478 pelanggan. Dibandingkan 2015 laku hanya ada sebanyak 4.668 pelanggan atau ada kenaikan 1.810 pelanggan dengan pelanggan tertinggi berada di Kayuagung sebanyak 1.442 pelanggan.

Disusul Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran 792 pelanggan, Jejawi 973 pelanggan, SP Padang 746 pelanggan, Bungin Tinggi SP Padang 801 pelanggan, Kandis Kecamatan Pampangan 951 pelanggan, Pampangan sebanyak 571 pelanggan.

“Tahun ini rencananya PDAM Tirta Agung masih tetap mendapatkan penyertaan dari Pemkab OKI. Subsidi dari pemerintah Kabupaten OKI senilai Rp1,02miliar itu digunakan untuk pembayaran subsidi PLN, gaji dan bahan kimia,” terangnya.

Dia berharap ditahun ini target pasang baru, khususnya di daerah Srigeni, Lempuing, Kandis, Pampangan dapat terealisir dengan baik seiring dengan pembangunan unit pengolahan.(Romi)

Exit mobile version