Berita Daerah

Pasca Lebaran, Volume Sampah di Ogan Ilir Meningkat 10%

234
Sampah
Ilustrasi Google Images

INDRALAYA I Pasca Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, volume sampah yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) setiap hari melonjak signifikan dibanding hari biasa dari 90kubik menjadi 100 kubik per hari. Sampah tersebut lebih didominasi oleh sampah rumah tangga, termasuk dogan ataupun kelapa muda.

”Dalam satu hari, dari jumlah pengangkutan armada sampah di Ogan Ilir mencapai 100 kubik lebih per hari yang masuk ke TPA. Ya, jika diestimasikan terjadi peningkatan 10% dibanding hari biasa yang hanya mengangkut sampah sekitar 90kubik,” ujar Kabid Kebersihan, Kasman Gani Senin(11/7/2016).

Menurut dia, titik-titik penumpukan sampah terjadi di Kota Indralaya, termasuk di Pasar Indralaya. Bahkan pada titik penumpukan pihaknya menyiapkan tiga container untuk mengangkut sampah.

Asumsinya, kata dia, dalam satu hari armada sampah mampu mengangkut sampah hingga tiga kali. “Petugas kebersihan juga kewalahan sebagai akibat terjadinya peningkatan volume sampah di Hari Raya Idul Fitri. Ya, ada 8 armada disiapkan dengan rincian 4 dumptruck dan 4 ambrol,”tuturnya.

Dia melanjutkan jika dilihat dari sisi armada, saat ini dinilai masih sangat kurang. Idealnya memang masih membutuhkan 4 unit lagi armada untuk mengakomodir kebutuhan sampah di Ogan Ilir serta seiring dengan meningkatkan pertumbuhan perumahan di OI.

Dia mengaku bahwa sampah yang diangkut kemudian dikumpulkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baik di TPA Palem Raya berkapasitas 10 hektar dan mampu bertahan 20 tahun ke depan serta TPA Tanjung Raja seluas 3 hektar.

“Para petugas pengangkut sampah mulai beraktivitas sejak pagi hari, mulai pukul 08.00WWIB hingga pukul 16.00WIB. Total petugas ada 89orang dan itu termasuk petugas pertamanan. Soal kuantitas memang masih sangat kurang. Idealnya harus ada UPTD ditiap kecamatan dan itu dapat terealisir jika sudaha da perubahan status badan menjadi dinas,”jelasnya. (HN)

Exit mobile version