oleh

Pansus Pilwawako Alot, Agustinda Terancam di PAW

PALEMBANG I DPRD Palembang secara resmi telah membentuk panitia khusus (Pansus) terhadap tata tertib (tatib) pemilihan Wakil Walikota Palembang, meski Pansus telah terbentuk namun pembahasan akan alot, pasalnya partai politik (parpol) memilliki kepentingan terhadap
Palembang 2 yang akan mendamping Walikota Palembang  Harnojoyo.

Ketua Pansus 1,  Antoni Yuzar setelah terbentuknya pansus oleh DPRD Palembang, maka pihaknya akan segara melakukan pembahasan 1-5 hari kedepan terhadap tatib pemilihan Wakil Walikota Palembang. Dengan adanya  pansus ini akan ada payung hukum terhadap pemilihan Wakil Walikota .”Pansus ini sudah terbentuk, dengan adanya pansus ini kami akan segara melakukan pembahasan sehingga kekosongan kursi Wawako dapat segera terisi, setalah pansus akan dibentuk panitia pemilihan,”jelas Antoni.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 8 tahun 2015 DPRD Palembang diberikan kewenangan dalam memilih wakil namun agar tidak menjadi persoalan kedepan, DPRD akan melakukan perbaikan tatab pemilihan sehingga tidak melanggar aturan yang ada.

Yulizar memperkirakan pembahasan tatib akan alot, pasalnya partai politik baik pendukung maupun non pendukung yang ada di DPRD Palembang memiliki kepentingan untuk memperbutkan kursi Wakil Walikota.

“Ini lah tugas Pansus yang akan menyatukan perbedaan pandanga terhadap tata cara pemilihan, semua pasti akan ada kepentingan politik, ini lah dinamika politik yang terjadi nanti,”kata Politisi PKB ini.

Sekretaris DPC PDIP Kota Palembang Aidil Fitri mengungkapkan, jika nantinya ada nama kader PDIP selain Yudha Rinaldi, maka PDIP akan memberikan sanksi tegas kepada kader tersebut, karena keputusan tersebut tidak dapat digangu gugat.

Salah satu nama yang telah diusulkan partai non parlemen pendukung Romi-Harnojoyo pada pilkada 2013 lalu yang juga adik kandung Romi Herton  Agustinda Fitrianti yang telah diserahkan kepada Komisi 1 DPRD Palembang, jika nantinya Agustinda resmi mencalonkan diri maka ia terancam akan diberikan sanksi pergantian antar waktu (PAW) sebagai Anggota DPRD Palembang Fraksi PDIP.

“Silakan saja partai lain mengusulka kader PDIP, namun tentu jika nantinya resmi maju kalau dia sebagai Anggota DPRD akan di PAW kalaupun sebagai kader akan dipecat sebagai kader,”kata Aidil usai menyerahkan nama Yudha Rinaldi sebagai Wawako dari PDIP dengan nomor 058 /ex/dpc-19.17/11/2016 kepada Walikota Palembang Harnojoyo, senin
(25/1/2016).

Menurut Aidil bahwa, partai guram yang mengerahkan nama kepada Komisi I DPRD Palembang hanya sebuah usulan tanpa kehadiran Agustinda secara langsung, sehingga partai tidak mempersoalkannya.

Walikota Palembang, H Harnojoyo, menjelaskan berdasarkan Peraturan pemerintah nomor nomor 49 tahun 2008  kepala daerah akan mengusulkan 2 nama kepada DPRD Palembang, kedua nama tersebut akan dipilih DPRD Palembang melalui rapat paripurna.

“Kami akan melakukan koordinasi dan komunikasi  dengan parpol pendukung dan pengusung, sehingga sesegara mungkin dapat menyerahkan cawawako kepada Walikot, sehingga secepatnya Walikota akan menyerahkan nama yang diusulkan kepada DPRD Palembang,”tukasnya. (Supardi)

Komentar

Berita Lainnya