Politik

Inginkan Legislator Berintegritas GP3L Ajak Warga Peduli Pileg

157
20180909_143437

LAHAT I jika tidak ada perubahan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Lahat,  21 hingga 23 September 2018 akan menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD Kabupaten Lahat. Itu artinya,  tak lama lagi waktunya warga di Kabupaten Lahat, memilih siapa yang akan menjadi wakil rakyatnya nanti untuk memperjuangkan aspirasi dan peduli terhadap kemajuan rakyatnya di Pemilihan Legesatif (Pileg).  

Jika salah pilih, maka dipastikan wargalah yang akan kena dampaknya. Kasus 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang yang ditangkap KPK karena korupsi bisa menjadi pembelajaran bagi warga dalam menentukan calon anggota DPRD Lahat.  

Hal tersebut seperti diungkapkan Koordinator Gerakan Pemuda Peduli Pemilu Lahat (GP3L) Kabupaten Lahat, Popi Sulaiman, S. Sos I. Diterangkan Popi, Pileg akan menjadi momen yang penting dan berarti bagi masyarakat Lahat.  Pasalnya, melalui Pileg warga bisa menentukan siapa yang akan duduk di Parlemen Lahat nantinya. Warga harus cerdas, teliti dan jangan sampai hanya korban politik lima tahunan dan akhirnya menderita selama lima tahun juga.

“Ya melalui GP3L kita akan mengajak seluruh warga untuk antusias menyambut Pileg,  ikut terlibat aktif setidaknya tidak golput. Kemudian, ikut menyukseskan dengan memantau proses Pileg berjalan baik tanpa adanya kecurangan, “tegas Popi,  yang juga aktivis PMII ini, Minggu (9/9)

Ditambahkan Popi,  selain akan mengajak agar warga peduli Pileg,  GP3L ini juga akan mengkampanyekan Caleg yang layak dipilih warga sehingga tidak salah pilih seperti integritas Caleg,  komitmen dan hal lain yang bisa menjadi acuan warga. Pihaknya juga akan ikut serta memantau prosenya sehingga tidk terjadi kecurangan.  Meski demikian gerakan ini tidak mengarahkan atau berpihak ke caleg atau partai tertentu. Gerakan ini murni gerakan kepedulian yang tidak berafiliasi dengan pihak manapun.  

“Gerakan ini murni hanya untuk mengajak warga peduli akan Pileg. Jika warga hanya pasif dikhawatirkan Pileg tidak akan melahirkan legeslator yang berkualitas yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat.  Jika itu terjadi imbasnya rakyat dan sudah banyak contohnya, “ujar lelaki yang juga salah satu inisiator terbentuknya Forum Mahasiswa Lahat (Formala) di Palembang.

Sebelumnya,  Ketua KPUD Lahat Samsurizal Nusir melalui anggota Komisioner Dwi Larasati, Setelah proses daftar calon sementara (DCS) akan disusun dan ditetapkan DCT 21-23 September mendatang. Seperti diketahui KPUD Lahat mengumumkan 539 DCS yang akan bertarung pada Pilieg 2019 mendatang. Dari jumlah tersebut ada 191 caleg perempuan atau 35,80 persen.

Di Lahat sendiri ada 5 dapil dengan 40 kursi. Dapil 1 ada 10 kursi, Dapil 2 6 kursi, Dapil 3 ada 7 kursi, Dapil 4 ada 8 kursi dan Dapil 5 ada sembilan kursi. Dari 16 partai politik hanya 15 yang mendaftarkan calegnya. Sementarra DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lahat tidak ikut serta(SFR)

Exit mobile version