Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Anti Maksiat Geruduk Holywings Palembang

user
abdussalam 29 Juni 2022, 20:14 WIB
untitled

PALEMBANG - Promosi kontroversi Holywings yang membawa nama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’ mulai berbuntut panjang. Promosi yang di posting tim kreatif Holywings ini pun, mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Ratusan masyarakat dari Aliansi Masyarakat Anti Maksiat (Amanat), secara tegas menolak dan mendesak agar Holywings (JOJI Meresahkan) ditutup. Selain menghina Nabi Muhammad, perizinannya dinilai tidak sesuai peruntukan.

“ Semua majelis taklim dan cinta kepada nabi Muhammad, tunjukkan kita disini menyampaikan aspirasi menolak adanya Holywings. Sampai kapan kita diam ditindas saat Nabi Muhammad dilecehkan,” seru massa pendemo, saat berunjuk rasa di depan Holywings Palembang, di Jalan R. Soekamto, Kecamatan Ilir Timur II, Rabu petang (29/6/2022).

Dari Pantauan di lapangan, nampak ramai masyarakat maupun pengendara yang melintas, melihat dari dekat aksi unjuk rasa ratusan massa tersebut. Bahkan ada pengendara yang sengaja berhenti ikut berunjuk rasa, sehingga sedikit membuat kemacetan.

Meski demikan, aksi unjuk rasa yang mendapat pengawalan petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP ini, berlangsung damai.

“ Saya beritahukan kepada kalian semua, bahwasannya yang datang pada hari ini ke Holywings, ada dua kriteria manusia. Pertama datang karena panggilan dari Nabi Muhammad SAW. Kedua karena panggilan dari iblis,” ungkap salah satu Tokoh Masyarakat Palembang, Kiagus Muhammad Sirajudin alias Ustadz King.

Menurutnya, kehadiran massa ini, yang pertama memang datang untuk membela kebenaran, membela Nabi Muhammad yang telah dinistakan oleh oknum penjahat. Oknum ini dinilai telah mempermainkan keagungan Nabi Muhammad dengan ingin memberi fasilitas minuman keras.

“ Sementara untuk yang kedua, apabila datangnya untuk membela kejahatan dan memberi peluang Holywings tetap buka atau mem-back up agar terus buka, maka itulah kelompok iblis,” ujarnya.

Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW: apabila di tangan mereka pembuka kebaikan dan menutup kejahatan.

" Maka itu orang-orang yang beruntung. Namun apabila di tangan mereka menutup kebaikan pembuka kejahatan, maka mereka orang-orang yang akan binasa,” tambah Ustadz King.

Holywings sebelumnya mengeluarkan promosi kontroversi dengan membawa nama Muhammad dan Maria. Dua nama tersebut muncul untuk mempromosikan minuman beralkohol Gordon’s Dry Gin atau Gordon’s Pink. Pemilik dua nama itu diberi minuman gratis.

Promosi ini sempat di posting akun Instagram @holywingsindonesia & @holywingsbar pada Rabu, 22 Juni 2022. Namun setelah unggahan itu menuai kecaman, pihak Holywings menghapusnya.(ABDUS)

Credits

Bagikan