Palembang

Fajar Febriansyah Minta Warga Sumsel Tidak Mudah Tergiur Menjadi Pekerja Migran di Luar Negeri

7

PALEMBANG – Komisi V DPRD Sumsel meminta kepada masyarakat Sumsel untuk tergiur menjadi pekerja migran karena para calon pekerja ini akan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hal ini terjadi dikatakan oleh anggota Komisi V DPRD Sumsel Fajar Febriansyah masyarakat kita belum teredukasi secara utuh, tentang Potensi Pekerja Migran.
“Karena Jalur-jalur non resmi dan ilegal masih saja digunakan dengan berbagai iming-iming penghasilan yang fantastis dan tidak wajar,” Kata Fajar kepada awak media Rabu 17 februari b2026.

Dilanjutkan politisi PAN ini, sehingga pilihan untuk ke kamboja ini sangat menggiurkan dengan tanpa sadar mereka masuk kedalam jerat TPPO menjadi jaringan judi online, scaming bahkan yang lebih mengerikan penjualan organ manusia.

“Untuk itu kami minta pemerintah provinsi harus bersama-sama kementrian pelindungan pekerja migran indonesia atau KP2MI untuk menyalurkan pekerja migran secara resmi dan terlindungi kepada negara tujuan dengan kerja sama goverment to goverment,” ujarnya.

Pihaknya menyambut respon Gubernur Sumsel Bapak Herman Deru yang sangat tegas dan berempati yang menyatakan bagaimanapun mereka tetap warga negara indonesia dan asal palembang maka sebisa mungkin kita akan bantu kepulangan nya.
“Kami mengapresiasi pernyataan ini tentunya harus dibarengi langkah yang nyata dengan berkoordinasi dgn KBRI kita dikamboja,”kata Ketua DPD PAN Palembang ini .

Sementara itu, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait beredarnya video sejumlah pria yang mengaku berasal dari Kota Palembang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @calvinblue_ dan memicu keprihatinan publik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyatakan bahwa Subdit III Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Reserse Kriminal Umum sedang menelusuri akun yang menyebarkan kabar tersebut.

Sebelumnya Dalam video yang beredar, para pria tersebut meminta pertolongan kepada Wali Kota hingga Gubernur agar bisa segera dipulangkan. Mereka mengaku telah dijual dan terjebak di negara tersebut. “Akun tersebut sekarang masih dilakukan penyelidikan, di mana dalam rekaman tersebut sejumlah pria menjadi korban perdagangan orang di Kamboja,”ujarnya

Berikut nama nama pemuda tersebut
1, VAREL VAHREZI
2, M.ALIBABA
3.MUlX
4.M.REJA
5.M.AMAR
6, M.ALIM
7.M.SANDIYANSYAH
8.ALDIANSYAH
9, Ahmad Saputra
10, Tolly oktarizal
11, m rezah
12,Fikry halikal
13,Muhammad hoiril Afif
14,ALVIN ALVATA
15.M.fikri

Exit mobile version