oleh

Duh…,Cuaca Tak Menentu Petani Harap-harap Cemas

BANGKA – Petani sayur Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung harap-harap cemas. Akibat kondisi anomali cuaca yang melanda saat ini.

Petani setempat, Jatmiko mengatakan, kondisi cuaca di Bangka yang tidak menentu selama beberapa waktu terakhir rawan membuat tanaman seperti cabai, tomat dan sayuran lainnya rusak.

“Ketika kondisi cuaca seperti ini tanaman budidaya sayuran rentan terkena hama penyakit seperti layu fusarium dan timbulnya bercak pada daun yang dapat mengakibatkan gagal panen,” kata dia.

Layu fusarium ini bisa menyerang cabai, tomat, kentang, terong dan beberapa tanaman lainnya. Gejala tanaman yang terserang layu fusarium adalah daun yang mengalami kelayuan. Kemudian kering, gugur dan akhirnya tanaman mati.

“Kalau Gejala layu fusarium pada tanaman cabai merah diawali dengan memucatnya tulang-tulang daun, terutama daun bagian atas, kemudian diikuti dengan merunduknya tangkai, dan akhirnya tanaman cabai merah menjadi layu secara keseluruhan,” ucapnya.

Petani lainnya yang ada di Desa Zed, Kabupaten Bangka Hermanto mengatatakan, mengantisipasinya dengan menggunakan Fungisida untuk menghalau jamur, sedangkan untuk antisipasi hama kita menggunakan insektisda.

Di saat kondisi seperti ini, Kata Hermanto biasanya akan berpengaruh juga terhadap harga sayur dipasaran yang akan mengalami fluktuasi, serta berkurangnya permintaan pembeli untuk komoditas tersebut.

Untuk meminimalisir terjadinya gagal panen, petani juga melakukan rotasi tanam, yakni dengan melakukan penanaman tanaman lain di antara tanaman utama.

“Misalkan kita menanam jagung, tidak harus jagung semua yang kita tanam, tapi bisa kita selingi dengan tanaman sayuran lainnya seperti kacang panjang,” pungkasnya. (Doni)

Komentar

Berita Lainnya