Berita Daerah

Dua Bocah di Kabupaten OKI Positif HIV/AIDS

372
HIV
Ilustrasi : Google Images

120 Orang Terinfeksi  HIV/AIDS

KAYUAGUNG I Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan terus bertambah berdasarkan data di Dinas Kesehatan OKI jumlah penderita HIV/AIDS per Juni 2016 mencapai 120 orang denga rincian penderita HIV 52 orang dan penderita AIDS 68 orang. Bahkan baru-baru ini terdata ada dua bocah berusia 7 dan 10 tahun positif mengidap penyakit mematikan tersebut.

Kepala Dinas Kesahatan Kabupaten OKI, H.M Lubis, SKM, Mkes melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Linda Asmarini, SKM mengatakan, kedua bocah yang positif HIV/AIDS tersebut masing-masing berumur 7 dan 10 tahun. Untuk, anak yang berumur 7 tahun tersebut berjenis kelamin perempuan yang berasal dari Desa Pematang Panggang 4 Kecamatan Mesuji.

“Anak yang berumur 7 tahun ini sudah diketahui positif sejak 2015 lalu dan saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang,”katanya.

Sementara, bocah lainnya berumur 10 tahun jenis kelamin laki-laki yang merupakan warga Tugu Jaya Kecamatan Lempuing dan baru diketehui menderita HIV/AIDS sejak 3 bulan yang lalu dan saat ini juga sedang menjalani perawatan di rumah sakit yang sama dan dilakukan pendampingan oleh LSM Sriwijaya Plus. “Kedua bocah ini diduga tertular dari orang tuanya yang juga terkena HIV/AIDS,” katanya.

Katanya, orang tua kedua bocah tersebut sebelumnya dinyatakan positif menderita AIDS dan sudah meninggal dunia. “ Kita akan terus melakukan pendampingan untuk kedua bocah yang diduga mengidap penyakit mematikan itu,”katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi tentang tata cara pencegahan virus HIV/AIDS, serta penyakit kelamin lainnya, seperti Infeksi menular seksual (IMS) dan Voluntary Consulting Test (VCT) yang timbul akibat dari hubungan seks bebas.

Menurutnya, ada beberapa kecamatan yang dianggap rawan akan virus ini, yaitu Kayuagung, Tanjung Lubuk, SP Padang, Lempuing, Mesuji, Lempuing Jaya dan Teluk Gelam. “Tujuh kecamatan ini dianggap rawan dengan virus HIV/AIDS, karena lokasinya dekat dengan lokalisasi terselubung yang ada di OKI,” kata dia seraya berkata, penderita HIV/AIDS tertinggi didominasi dari Kota Kayuagung dan Kecamatan Lempuing mayoritas berumur 25-49 tahun.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKI, Abdiyanto Fikri, SH meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan perhatian khusus kepada kedua bocah itu. “Kami minta Dinas terus memantau kondisi kesehatan mereka,” jelas dia. (Romi Maradona)

Exit mobile version