oleh

Budidaya 1.000 Bibit Indigofera untuk Produksi Pakan Mandiri

JAMBI – Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam Jambi menanam 1.000 bibit indigofera dan mengalirkan benih ikan sebanyak 838.000 ekor.

Indigofera merupakan salah satu tanaman yang digunakan untuk membuat pakan ikan. Oleh karena itu, DJPB berharap Indonesia dapat lebih mandiri memproduksi pakan sendiri.

“Produksi perikanan budidaya harus terus kita kembangkan guna memenuhi kebutuhan pangan dan menggerakkan ekonomi nasional. Selain itu, margin atau keuntungan di tingkat pembudidaya tersebut juga dapat ditingkatkan lagi, salah satunya melalui Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari),” tutur Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb. Haeru Rahayu seperti dilansir dari laman kkp.go.id .

Pakan menjadi salah satu hal terpenting dalam kegiatan usaha budidaya ikan. Oleh karenanya, produksi menjadi salah satu program prioritas KKP untuk mendukung peningkatan produksi dan usaha budidaya masyarakat.

Indonesia sangat mungkin memproduksi pakan sendiri karena ada banyak sumber bahan baku lokal yang dapat dimanfaatkan. Misalnya, tanaman leguminosa atau lebih dikenal dengan indigofera.

Beberapa referensi menyebutkan indigofera mengandung protein nabati sekitar 28,59 persen. Selain itu, juga mengandung beberapa nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan.

“Saya berharap terus bermunculan pakan-pakan mandiri yang di dalam pembuatannya menggunakan bahan baku lokal,” ungkap Tb. Haeru.

Tb. Haeru menjelaskan, bila pembudidaya mampu memproduksi pakan dan benih ikan secara mandiri, pembudidaya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Hal ini sejalan dengan program yang sedang dikembangkan oleh KKP di subsektor perikanan budidaya, yakni Kampung Perikanan budidaya berbasis kearifan lokal dan Ekonomi Biru.

Sejalan dengan konsep Ekonomi Biru terobosan KKP, BPBAT Sungai Gelam mulai menanam bibit indigofera sebagai bahan baku pakan ikan mandiri. Ekonomi Biru pengembangan perikanan budidaya ikan yang memperhatikan keberlangsungan usaha dan dampak ekosistem di sekitar.

“Kami melakukan pembibitan untuk perbanyakan indigofera ini sebagai salah satu alternatif bahan baku pakan ikan yang diharapkan bisa mensubstitusi kedelai dan sumber protein lain,” papar Kepala BPBAT Sungai Gelam, Boyun Handoyo. (Pertanianku)

Komentar

Berita Lainnya