Dinas Koperasi UKM OKU Bentuk UMKM yang Tangguh

user
rian 29 Juni 2022, 17:21 WIB
untitled

BATURAJA - Dinas Koperasi UKM Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar kegiatan Fasilitasi Kemitraan Usaha Mikro bagi para pelaku usaha kuliner di OKU, Rabu (29/6/2022).

Kegiatan yang dipusatkan Aula hotel Grand Kemuning ini diikuti oleh 35 orang peserta pelaku usaha bidang kuliner dibumi sebimbing sekundang.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yakni hari ini (29/6) hingga kamis (30/6)," kata Ketua  pelaksana kegiatan, Marinda Gusti Aprilia saat menyampaikan laporannya.

Dikatakan Marinda, kegiatan ini sebagai upaya membangun UMKM dengan mendorong, memotivasi, dan membangkitkan kesadaran akan potensi UMKM agar dapat bermitra dengan stakeholder baik dari segi permodalan dan pemasaran.

"Tujuan pelatihan ini agar para pelaku usaha dapat mengakses permodalan usaha, memotivasi para palaku usaha untuk berkembang serta menumbuhkan  UMKM yang tangguh," ucapnya.

Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber yakni pendamping UMKM bersertifikat BNSP yakni Ir Hj Lindawati MZ. MT dan Endah Kartika Sari SP MSi, pihak Perbankan dan pihak BPJS Ketenagakerjaan.

"Pada kegiatan ini juga kita memberikan fasilitas kepada para peserta pelaku usaha berupa kompor, selang regulator dan kuali penggorengan," tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU Ermuni Saurimin S.Pt MSi mengatakan, kegiatan untuk pembinaan pelatihan kemitraan usaha.

"Dalam kegiatan ini kita menghadirkan narasumber yang berkompeten untuk memberikan pengetahuan atau ilmu kepada para pelaku usaha, jadi saya harap rekan-rekan sekalian bisa mengikuti kegiatan ini merupakan peluang bagi para pelaku usaha," pesannya.

Disebutkan Ermuni, di OKU sendiri ada sekitar 45.000 pelaku usaha UMKM. Para peserta hari ini lanjutnya merupakan para pelaku usaha bidang kuliner yakni berupa amalan ringan seperti gorengan dan lainnya.

"Untuk saat ini kita berikan palatihan  dan fasilitas kepada pelaku usaha kuliner atau cluster kuliner," sebutnya.

Kegiatan ini juga dikatakan Ermuni menghadirkan pihak perbankan yang diharapkan bisa membuka akses permodalan bagi para peserta. "Siapa tahu nanti pihak perbankan mau menjadi 'bapak angkat' bagi para pelaku usaha bisa membuka akses permodalan bisa berupa KUR atau kredit lainnya," ujarnya.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini bisa menumbuhkan para pelaku usaha yang tangguh. (HRS)

Credits

Bagikan