PALEMBANG I Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bukan underbow dari organisasi profesi jurnalis. Hal ini ditegaskan oleh koordinator wilayah Sumatera, Agus Perdana saat mengahadiri Konferwil AMSI Sumsel di Lord Cafe & Resto Palembang, Senin (13/11/2017).
Menurut, Agus ada isu yang berkembang bahwa AMSI ini adalah Underbow salah satu organisasi profesi wartawan dan otu tidak benar karena anggota AMSI bukan saja dari AJI, tapi ada dari PWI.
“Tapi memang disini yang disyaratkan bergabung di organisasi perusahaan media siber ini, tentu sudah berbadan hukum,”katanya.
Menurutnya, Anggota AMSI harus menyamakan mindset dan harus dibangun dengan semangat kebersamaan, bukan konflik. Seperti ada slogan bersaing di jalanan, bersatu di pangkalan. “Jadi, hari ini adalah sejarah AMSI di Sumsel dengan 10 media pendiri,”ungkapnya
Sementara itu, ketua AMSI Sumsel terpilih, Sidratul Muntaha berharap, semua anggota yang sudah tergabung untuk lebih mematuhi apa yang sudah ditetapkan sesuai dengan AD/ART AMSI.
“Setelah konferwil ini, seluruh anggota juga diharapkan untuk lebih memperkenalkan organisasi ini kepada semua pengguna media,” ujar Sidratul Muntaha.
Pria yang akrab disapa Sidra itu melanjutkan, untuk masa kerja tiga tahun ke depan, pihaknya telah mempersiapkan program kerja internal dan eksternal. Mulai dari membantu semua anggota AMSI Sumsel yang belum ter verifikasi ke Dewan Pers, mengarahkan rekan-rekan Pemred yang belum melakukan uji kompetensi, serta bersinergi dengan semua pihak. “Hal yang paling penting itu, anggota juga segera melengkapi semua persyaratan kelengkapan sebagai anggota AMSI,” sambungnya.
AMSI Sumsel ini, terangnya, diharapkan dapat menciptakan forum diskusi dan mempererat relasi antar industri media, dan pengampu kepentingan lainnya. Kemudian, bisa menerapkan standarisasi perusahaan media digital yang disesuaikan dengan tumbuh kembangnya industri digital di Indonesia. (Romi)
