oleh

Aksi Nyata ACT Lubuklinggau di Tengah Pandemi, Sore Ini Laparmu Kami yang Tanggung

LUBUKLINGGAU | Aksi  Cepat Tanggap (ACT) mmenunaikan operasi makan gratis. Dengan slogan “Sore Ini Laparmu Kami yang Tanggung”, ACT berupaya membantu para kalangan orang-orang kecil.

Minggu 8 Agustus 2021, relawan ACT menyalurkan sebanyak 130 paket makanan untuk warga yang berprofesi pengemudi, juru parkir, buruh, dan pedagang kecil.  Mereka ditemui persis disepanjang Jalan Yos Sudarso dan Jalan Garuda Kota Lubuklinggau. Bantuan makanan itu juga tak luput untuk anak-anak asuh di Panti Asuhan Budi Mulia Kota Lubuklinggau.

Kegiatan bagi-bagi makanan gratis itu merupakan Operasi Makan Gratis (OMG) yang digerakkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Lubuklinggau yang berkolaborasi bersama komunitas Berbagi Nasi Linggau.

“Walaupun hanya operasi makan gratis (OMG), kami berharap pendistribusian ini mampu menjadi bara semangat para pahlawan keluarga yang bekerja untuk mendapatkan penghasilan agar mampu menghidupi keluarga yang menantinya pulang. Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para donatur, semoga tidak ada lagi para pahlawan keluarga yang kosong perutnya ketika berjuang untuk memenuhi kehidupan keluarganya,” terang Sumardiyanto, Kepala Cabang ACT Lubuklinggau.

Kali itu para relawan pun sangat bersemangat dalam kegiatan ini.

“Lapar mereka, lapar kita juga. Kenyang mereka, kenyang kita juga. Peluh mereka, ingin kita hapuskan sedikit dengan berbagi nasi dan senyum untuk mereka,” ucap Yulia, Relawan MRI Lubuklinggau.

Pada Minggu 8 Agustus 2021, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Lubuklinggau bergerak ke berbagai titik di Kota Lubuklinggau untuk mendistribusikan 20 paket pangan untuk warga yang membutuhkan di Kota Lubuklinggau. Titik tersebut di antaranya Kelurahan Karya Bakti, Mesat Seni, Cereme Taba, Jawa Kanan SS, Sukajadi, Senalang, dan Megang.

“Pendistribusian pangan ini merupakan bagian dari program Operasi Pangan Gratis, yang bertujuan agar di masa pandemi ini masyarakat prasejahtera bahkan di bawah prasejahtera yang pendapatannya berkurang atau bakan terkadang sama sekali tidak mendapatkan penghasilan masih bisa makan dan memenuhi kebutuhannya. Kami berharap semoga para dermawan bertambah banyak di Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Muratara dan sekitarnya, dapat bisa membersamai masyarakat prasejatera di masa pandemi ini, walaupun nilainya tidak banyak, namun mampu konsisten,” dijelaskan Desti, Program ACT Lubuklinggau.

“Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima bantuan tersebut membuat kami teduh dari panas terik matahari di siang hari ini, dan kami para relawan pun selalu bersyukur karena masih bisa membantu saudara sebangsa yang membutuhkan diluar sana” ucap Agnet salah seorang Relawan MRI

Kepala Cabang ACT Lubuklinggau, Sumardiyanto terus memotivasi seluruh pemuda khususnya pemuda di Kota Lubuklinggau dan sekitarnya untuk terus bergerak.

“Menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat, dengan turut serta dan senantiasa berbuat baik untuk saudara disekitarnya,” ungkapnya.

Cerita ACT tak hanya itu. Aksi pun berlanjut di hari Kamis 5 Agustus 2021. Lewat program Operasi Pangan Gratis untuk warga Isolasi Mandiri (Isoman), ACT bersama Badan Narkotika Nasioanal (BNN) dan DWP BNN Kota Lubuklinggau, serta komunitas Berbagi Nasi Linggau (BNL).

Program Operasi Pangan Gratis (OPG) berlokasi di RT 01 Keluarga Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II dan RT.5 Keluarga Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Operasi Pangan Gratis ini berupa pemberian paket bahan makanan yang diharapkan dapat meringankan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Anang selaku Ketua RT.01 Cereme Taba dan Yessi Ketua RT.05 Muara Enim mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh para donatur.

Aksi ACT rupanya ikut pula merambah ke dunia  Usaha Kecil dan Menengah. Adapun ACT coba menyalurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pejuang Usaha Mikro.

Bantuan modal usaha untuk pejuang usaha mikro adalah program “Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (WM-UMI” dari ACT Kota Lubuklinggau, yang diberikan kepada penggiat usaha yang saat ini mengalami kesulitan untuk menjalankan usahanya.

Implementasi dari program dilakukan di Masjid Agung Al-baari Kota Lubuklinggau pada Rabu, 4 Agustus 2021 yang dihadiri langsung Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Baari Kota Lubuklinggau beserta jajarannya.

Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (Wakaf UMI) adalah program penyaluran modal usaha dengan akad qord (pinjaman tanpa bagi hasi) dan pendampingan usaha untuk pejuang UMI Indonesia.

Pendamping Program WM-UMI Lubuklinggau, Rajes Anroy menilai untuk Tahap pertama telah diberikan 20 Bantuan Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia dari Pendamping Program dan Insyaa Allah akan memenuhi target lebih dari 100 orang penerima manfaat program ini.

Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Baari, Ustadz Indra sangat berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Mudah-mudahan yang menerima bantuan ini dapat menjadikannya sebaik-baik mungkin dan menjadi berkah,” cetusnya.

Manajer Cabang ACT Lubuklinggau Sumardianto menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus berlanjut untuk membantu saudara yang saat ini sedang kesulitan di tengah pandemi, terutama di Kota Lubuklinggau.

“Kita akan melanjutkan kegiatan ini, sekiranya dapat membantu saudara kita yang saat ini kesulitan karena pandemi,” tuturnya.

Bagi saudara dermawan yang ingin memberikan bantuan transfer melalui Indonesia Dermawan dengan link https://lubuklinggau.indonesiadermawan.id/FoodCareline, bisa juga dengan transfer ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7164170343.

Bantuan juga berupa paket sembako dapat menghubungi ACT Lubuklinggau di nomor 0878 1867 8651. (Ril)

Komentar

Berita Lainnya