oleh

Dinkes Bangka Rapid Test 271 Orang, 1 Orang Dinyatakan Reaktif

SUNGAILAT | Pelaksanaan Rapid Test yang digelar  Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka berkerjasama Badan Penanggulangan Bencana (BPD) Provinsi dan RSUD Depati Bahrin dari 271 orang terdapat 1 orang hasilnya reaktif dengan inisial Ak (46) status pedagang.

“Kondisi fisik AK diketahui sejak 3 hari memang tidak fit, kurang tidur dan hasilnya memang reaktif. Adapun peserta rapid test terdiri dari pedagang, tukang parkir, TNI-Polri, ASN dan Umum,” kata Boy Yandra, Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Senin (18/5/2020).

Boy Yandra juga menyampaikan rasa terima kasih karena minat masyarakat yang mau mengikuti rapid test sangat tinggi sekali. 

“Terutama tadi pantauan di lapangan bahwa pedagang pasar dan tukang parkir Insha Allah 90 persen mau mengikuti rapid test. Sedangkan sisanya kondisi tidak sehat dan ada ketakutan. Kita sudah sampaikan tidak usah takut dalam mengikuti rapid test,” imbuh Boy.

Lebih lanjut Boy menjelaskan, untuk 1 orang yang reaktif inisial AK sudah dilakukan test swab dan mudah-mudahan hasilnya negative.

“Posisi saat ini Bangka untuk ODP 222 sudah dilakukan pemantauan dan PDP 23 orang dan sudah selesai semua melakukan perawatan. Kemudian OTG masih tinggi 123 orang di Kecamatan Merawang, Pemali dan Sungailiat. Hal ini kita harus antisipasi dan waspadai karena kita tidak tahu apakah orang itu sehat atau tidak. Terlebih sifatnya carier bisa saja memindahkan kepada orang lain,” tandasnya. (doni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *