oleh

Massa Hadang Penumpang di Bandara Depati Amir sempat Bersitengang dengan Aparat

Pangkalpinang | Sekelompok Organisasi kemasyarakatan melakukan aksi damai didepan pintu masuk Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang dalam rangka memastikan tidak ada perusahaan maskapai penerbangan airlines yang melawan kebijakan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang membatasi penerbangan ke dua Bandara di Babel.

Perserta aksi yang awal damai tiba-tiba memanas karena pagi ini masih ada penumpang dan penerbangan yang keluar dari Bandara Depati Amir kota. Para perserta aksi menilai bahwa pihak Lion air tidak menghiraukan himbauan Gubernur Babel, Senin,(30/3).

Saat ditemui dilapangan Kabag Ops Polres Pangkalpinang yang berkoordinasi dengan masa dari Front Jaga Babel, Front Pembela Islam dan Forum Orang Melayu Babel menghimbau kepada masa agar tidak melakukan aksi di depan pintu masuk Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang.

“Saya himbauan agar tidak berkumpul dan melakukan aksi di depan pintu masuk Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang karena dilarang,” pinta Kompol. Jadiman Sihotang kepada perserta aksi.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang meminta kepada perserta aksi agar tidak menghalau kendaraan yang keluar dari Bandara Depati Amir karena pihaknya melalui Kapolres Pangkalpinang sedang berkoordinasi dengan pihak Angkasa pura dan maskapai penerbangan Lion air kena tidak menghiraukan himbauan Gubernur Babel.

“Kita tahu tapi untuk pembatasan penerbangan itu wewenang kementerian perhubungan Republik Indonesia. Jadi kita tunggu saja seperti apa hasil kordinasi pimpinan kami di dalam Bandara Depati Amir,” jelasnya untuk merendam aksi yang meminta kendaraan yang keluar bandara untuk masuk kembali ke dalam Bandara.

Sementara itu perserta aksi ngotot untuk tidak mengizinkan para pendatang yang baru keluar dari Bandara Depati Amir agar tidak keluar dan masuk kembali kedalam Bandara Depati Amir.

“Masuk….masuk… masuk ..jangan bawa virus ke Babel,” teriak salah satu perserta aksi.

Walaupun sempat bersitegang dengan suara yang keras akhirnya perserta aksi mengizinkan penumpang yang baru keluar dari Bandara Depati Amir untuk jalan.

“Jika ada yang terpapar virus Corona siapa yang bertanggung jawab,” sebut Abik Acik kepada pihak keamanan.

Tidak hanya itu saja pihak maskapai penerbangan airlines diminta untuk menaati himbauan Gubernur Babel Erzaldi Rosman bisa dilaksanakan dan dihormati oleh perusahaan maskapai penerbangan airlines dalam rangka memutuskan penyebaran virus Corona dikota Pangkalpinang.

“Kami minta tolong agar maskapai penerbangan airlines bisa menghargai kebijakan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang membatasi penerbangan ke dua Bandara udara Babel,” pungkasnya.(doni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *