oleh

SMK Perikanan dan Kelautan Akan Segera Dibangun di Lubuk Besar

PANGKALPINANG | Tidak lama lagi Pulau Bangka akan segera memiliki satu-satunya SMK Negeri Perikanan dan Kelautan, tepatnya di kawasan eks perumahan PT. Koba Tin, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya seusai audiensi dengan aparatur perangkat Desa Lubuk Besar dan Kepala Dinas Pendidikan Babel, di ruang kerjanya, Selasa (18/2).

“Semuanya sudah clear, masalah lahannya sudah clear maka itu Insha Allah kesepakatan masyarakat dengan Kepala Dinas tadi SMK itu akan dibangun di Lubuk Besar eks PT. Koba Tin, dan satu-satunya di Pulau Bangka disitu,” kata Didit kepada sejumlah wartawan.

Didit menyebutkan, pembangunan SMK Perikanan dan Kelautan tersebut menelan anggaran sebesar Rp4 miliar dari APBD, diatas lahan seluas 4 hektare.

“Idealnya kemarin pada saat pembahasan, dana itu hanya 1 miliar, kebutuhannya 4 miliar, dan alhamdulilillah berkat dukungan kawan-kawan DPRD Babel periode lalu, maka kami siasati pengurangan daripada SPPD DPRD, untuk menombok, menutupi kebutuhan 4 miliar tersebut,” jelasnya.

Didit mengungkapkan, alasan dibukanya jurusan Perikanan dan Kelautan itu karena sesuai dengan potensi dan karakter masyarakat di daerah itu yang mayoritas menggantungkan kehidupan dari hasil perikanan. “Apalagi sedang menggeliat pembangunan tambak-tambak udang disana,” ujarnya.

Dengan dibangunnya SMK Perikanan dan Kelautan di daerah itu, ia meyakini, nantinya akan menarik minat dan antusias masyarakat dari kabupaten/kota lainnya untuk mengenyam pendidikan di sekolah itu.

“Saya yakin jika SMK itu dibuka, mungkin peminatnya bukan hanya dari Bangka Tengah, bisa jadi dari Bangka Selatan. Bangka Barat, Pangkalpinang, maupun Kabupaten Bangka, karena di Belitung juga sudah ada,” ungkapnya.

“Harapan saya kepada dinas bersangkutan harus segera di follow up secepat mungkin, pembangunan SMK mulai tahun ini, dana sudah disahkan dari APBD, murni APBD Babel 4 miliar,” harapnya. (doni)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *