oleh

Transaksi di Pesta Malam, Pengedar Extacy Ditangkap

MUSIRAWAS | Nasirudin alias Nasir (54) warga Semangus baru, Kabupaten Musi Rawas terpaksa berurusan aparat berwajib. Laki-laki paru baya ini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Muara Kelingi, lantaran tertangkap usai transaksi narkoba ditengah hiburan orkes pesta malam warga Desa Lubuk Tua, Kecamata Muara Kelingi, Kamis (13/2) malam. 

Penangkapan pelaku, terbilang cukup dramatis. Dimana, terendusnya aksi pelaku bermula dari laporan masyarakat menginformasikan bahwa akan ada transakdi narkoba di desa Lubuk Tua tengah pada saat pesta hiburan malam.

Menindaklanjut informasi tersebut Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan menurunkan satu anggota unit Intel berpakaian preman untuk menghadiri acara hiburan orkes pesta malam guna mencari kebenaran informasi tersebut.

Alhasil, sekira pukul 23.00WIB. Anggota yang tengah lakukan pengintaian melihat salah seorang berada dibelakang panggung menerima bungkusan plastik mencurigakan. Kemudian, sambil berjoget pria yang telah diketahui identitasnya memasukan bungkusan plastik didalam saku celana.

Selanjutnya, dengan sigap anggota unit reskrim yang sudah berada di lokasi langsung menyergap pelaku. 

Dari hasil penggeledaan, dari dalam saku celana  pelaku diketahui bernama Nasir petugas mendapati satu bungkus plastik klip didalamnya berisi lima butir pil extacy warna pink belogo alien. Hanya saja, satu butir diantaranya telah hancur menjadi serbuk. 

Adapun, guna mempertangung jawabkan perbuatannya. Bersama barang bukti (Bb) Nasir digelandang ke Mapolsek Muara Kelingi.

Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Menurutnya, polisi berhasil mengamankan BB bungkus plastik klip berisi lima butir pil extacy, uang sebanyak Rp. 1. 536.000,- diduga uang hasil penjualan narkoba dan satu unit handphone warna hitam merk nokia.

Lanjutnya, saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan lebih lanjut. “Hingga sekarang, kita terus lakukan pengembang penyidikan lebih lanjut. Dan untuk perbuatan pelaku, kita akan kenakan Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”bebernya. (NURDIN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *