oleh

Buffon Senang Ibra Absen di Leg II Semifinal Coppa Italia

TURIN I Kiper veteran Juventus Gianluigi Buffon menyadari Zlatan Ibrahimovic masih berbahaya di lini depan. Buffon merasa senang lantaran Ibra tak akan memperkuat AC Milan melawan timnya pada leg kedua semifinal Coppa Italia, 4 Maret nanti, akibat sanksi larangan bertanding.

Meski sudah berusia 38 tahun, Buffon menilai performa Ibra tak perlu diragukan lagi. Ibra mampu mengancam gawangnya beberapa kali di laga yang berujung imbang 1-1, Jumat (14/2) dini hari WIB tadi.

“Saya tidak tahu Ibrahimovic akan dilarang main nanti. Saya harus akui, saya tersenyum atas hal ini karena di usia 38 tahun, Ibrahimovic ternyata masih ampuh membuat perbedaan,” kata Buffon dilansir dari Rai Sport pada Jumat (14/2).

Buffon yang sudah berusia 42 tahun tetap bisa menjaga konsistensinya di lapangan. Bahkan Buffon disebut-sebut sebagai kunci permainan Juve dini hari tadi.

“Alasan saya tetap bermain karena yakin bisa tampil dengan kualitas penuh. Ada sejumlah kondisi seperti kembalinya saya ke Juve yang membuat motivasi lebih besar,” ujar Buffon yang sebelumnya sempat membela Paris Saint-Germain.

Buffon memandang usia sebenarnya bukan halangan bagi pesepak bola tampil meyakinkan di lapangan. Asalkan, si pemain tetap termotivasi dan menjaga kondisi fisik.

“Ketika membicarakan pemain, Anda harus menganalisa mereka secara individu, tak sekadar dari tanggal kelahiran. Saya senang padanya (Ibra) yang menunjukkan kualitas sebagai sang juara,” ujar Buffon.

Buffon juga menyoroti Cristiano Ronaldo yang mempertahankan performa sebagai salah satu pemain terbaik dunia di usia 35 tahun. Peran Ronaldo tetap sentral meski tak lagi muda.

“Ronaldo luar biasa, saya akui kembali ke Juventus karena juga ingin bermain dan berlatih bersama Cristiano Ronaldo setiap hari,” puji dia.

Juve tertinggal lebih dulu oleh gol Ante Rebic di menit ke-61, dini hari tadi. Padahal Juve lebih mendominasi jalannya permainan baik di babak pertama dan kedua. Hanya saja, Cristiano Ronaldo dkk belum mampu menyamakan skor.

Milan mengandalkan serangan balik yang dipimpin Zlatan Ibrahimovic dkk. Milan juga makin mengetatkan pertahanan menyusul kartu merah salah satu pemainnya.

Beruntung Juve memperoleh kesempatan penalti akibat handball kontroversial David Calabria di menit ke-90. Ronaldo tak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. (*)

Sumber: republika.co.id

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *