oleh

Gubernur Erzaldi Tawarkan Pencanangan Mangrove dan Jambu Mete di Desa Belo Laut Bangka Barat

Belitung | Setelah sukses menggelar Launching Gerakan Penanaman Mangrove dan Jambu Mete di pesisir Pantai Tanjung Rusa Desa Tanjung Rusa Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung, Jumat, (7/2/2020) giliran Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Roesman Johan menawarkan launching kegiatan serupa di pulau Bangka di Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

Hal itu dikatakannya dalam bincang-bincang saat menerima perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Masar Bahari Lestari Desa Belo Laut melalui ketuanya, Kemis usai kegiatan di Tanjung Rusa digelar.

“Oh dari Belo Laut Bangka Barat, wah hebat bisa datang jauh-jauh kesini. Besok acara seperti ini (launching di Bangka,red) kita laksanakan di Belo Laut, gimana siap, ” ujar Gubernur bernada optimis saat membalas jabat tangan Ketua KTH Masar Bahari Lestari Desa Belo Laut, Kemis didampingi sekretaris.

Seperti diketahui, Gubernur Babel Erzaldi Roesman Johan didampingi Kapolda, unsur Forkominda, pejabat dinas terkait serta tokoh masyarakat melakukan Launching Gerakan Penanaman Mangrove dan Jambu Mete di pesisir Pantai Tanjung Rusa dalam rangka menyambut Hari Mangrove se Dunia yang diawali dengan acara pengukuhan pengelola Mangrove dan Jambu Mete.

Menurut orang nomor satu ini, kegiatan ini dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan menuju peringatan Hari Mangrove se Dunia yang melibatkan masyarakat serta Stakeholder.

Menurut Gubernur, dipilihnya tanaman Jambu Mete karena merupakan tanaman konservasi yang bernilai ekonomis. Dan saat ini sedang dikembangkan sebagai tanaman konservasi untuk memperbaiki lahan kritis.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak atas komitmen dan kerjasama yang baik dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat dan semoga memberikan manfaat,”ujarnya Gubernur dalam sambutannya.

Sebelumnya ketua panitia launching kegiatan yang juga Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung, Marwan dalam sambutannya mengatakan, Launching Gerakan Penanaman Mangrove dan Jambu Mete di Tanjung Rusa sengaja dilaksanakan mendahului peringatan Hari Mangrove se Dunia tahun 2020 dan diharapkan jadi momentum yang yang menumbuhkan semangat para pihak untuk menjaga lingkungan serta memberikan nilai tambah ekonomis kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Ditambahkannya penanamannya oleh masyarakat melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang dikoordinir, dibina dan didampingi KPHP/KPHL dalam cakupan tapak masing-masing wilayah dengan target Jambu Mete dengan Varietes Polulasi Muna sebanyak 589.200 batang atau sekitar 723 Ha dan Mangrove sebanyak 613.500 batang atau 185,9 Ha. (Don/adv).

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *