oleh

Bantai Torino 7-0, Atalanta Cetak Sejarah Serie A

ITALIA I Benar-benar gila. Atalanta kembali meraih kemenangan besar saat berhadapan dengan Torino dalam lanjutan Serie A 2019/2020 pekan ke-21. Bertandang ke Stadio Olimpico Grande Torino, pasukan Gian Piero Gasperini membantai tuan rumah 7-0, Ahad (26/1).

Hattrick Josip Ilicic (17, 53, 54), brace Luis Muriel (86, 88), serta sumbangan gol Robin Gosens (29) dan penalti Duvan Zapata (45), memastikan kemenangan besar Atalanta atas Torino dalam laga ini.

Pasca kemenangan besar, Atalanta berhasil menduduki posisi keempat klasemen atau zona Liga Champions, dengan koleksi 38 poin. Tak cuma itu, armada La Dea juga mencetak rekor baru dalam sejarah 112 tahun berdirinya klub ini.

Menurut catatan Opta, Atalanta untuk pertama kalinya mencatat kemenangan dengan margin tujuh gol khusus di ajang Serie A. Selain itu, skuat yang juga dikenal dengan julukan Gli Orobici juga membuat rekor lainnya.

Di bawah komando Gasperini, Atalanta mampu mencetak lima gol atau lebih dalam enam pertandingan Serie A. Tinta emas ditorehkan juru taktik 61 tahun, sejak musim lalu.

Lima gol pertama yang dibuat Atalanta di bawah arahan Gasperini tercipta kala membantai Chievo Verona di ajang Serie 2018/2019. Tepatnya pada 21 Oktober 2018, Atalanta menggilas Chievo 5-0 di Stadio Marc’Antonio Bentegodi.

Masih di musim yang sama, Atalanta kembali memetik kemenangan besar 6-2 di Mapei Stadium, markas Sassuolo, 29 Desember 2018.

Berlanjut ke musim ini, Atalanta dengan beringas melumat Udinese 7-1 dalam laga pekan ke-9, 27 Oktober 2019. Setelah itu, Atalanta mampu mencetak kemengan 5-0 dalam dua laga beruntun. Di luar dugaan, Atalanta mampu membantai raksasa Italia, AC Milan, dilanjutkan dengan kemenangan telak atas Parma.

“Jika kami selalu bermain seperti ini, kami akan berada di puncak tabel (klasemen). Sayangnya, ada beberapa waktu di mana kami mengalami penurunan fisik atau mental. Dan, saat itulah kami kehilangan poin,” kata Gasperini dikutip Football Italia.

Dari pernyataannya, Gasperini tetap harus memutar otak untuk menjaga konsistensi performa pasukannya. Sebab, masih ada 17 pertandingan lagi yang harus dihadapi hingga musim berakhir. (*)

Sumber: vivanews.com

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *