oleh

Reses DPRD OKI di Sungai Somor, Warga Minta Normalisasi Sungai dan Pembuatan Dermaga

Ogan Komering Ilir | Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Yudi Arian Komarullah, melakukan kegiatan reses I tahun 2020 di Desa Sungai Somor Kecamatan Cengal, Selasa (21/1/2020).

Dalam resesnya itu, ada banyak usulan yang disampaikan masyarakat Sungai Somor kepada Yudi untuk dapat direalisasikan pada anggaran yang akan datang. Poin penting yang paling diharapkan masyarakat adalah normalisasi sungai Somor.

Menurut Yudi, hampir seluruh masyarakat sungai somor menginginkan normalisasi sungai karena sungai alam yang ada daerah ujung pesisir tersebut sudah tidak layak lagi untuk dilintasi speed boad karena apabila air surut speed harus didorong.

“Sungai itu istilahnya sudah buntu kalau air surut sangat sulit dilintasi dan saya merasakannya sendiri kemarin ketika reses ke sana karena airnya sedang surut kami terpaksa mendorong speed intinya masyarakat meminta untuk dilakukan normalisasi sungai dan tanah hasil kerukan tersebut juga bisa digunakan untuk jalan masyarakat,”ujar Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain itu, kata Yudi masyarakat desa sungai somor juga meminta dibuatkan dermaga diujung kampung untuk sandaran perahu-perahu nelayan.

Dari hasil reses di desa tersebut Yudi juga mengatakan masyarakat Somor juga minta pengerasan jalan kabupaten sepanjang 10 kilometer yakni dari desa somor hingga keperbatasan desa sungai pasir. Karena jalan ini merupakan akses satu-satunya masyarakat untuk membawa hasil pertanian karetnya. “Karena kalau musim hujan seperti saat ini biaya angkut karetnya bisa mencapai Rp1000 perkg karena akses jalannya sulit dilalui oleh kendaraan truck,”katanya.

Selain ke Desa Sungai Somor Yudi juga melakukan reses ke Desa Simpang Tiga Makmur Kecamatan Tulung Selapan di desa ini mayoritas masyarakatnya mengusulkan pembuatan sumur bor untuk air bersih, pembangunan balai serbaguna dan dermaga nelayan.

Sedangkan desa pulo beruang kecamatan Tulung Selapan meminta perbaikan jalan kabupaten dari desa petaling ke desa pulo beruang mengingat disitu ada sekolah SMK 1 Tulung Selapan karena kalau musim hujan biasanya jalan tersebut terputus karena banjir, sehingga menyulitkan masyarakat.

Untuk Desa Tulung Selapan Ilir kata Yudi masyarakatnya meminta pengaspalan jalan pasar dari simpang empat sampai ke pasar ikan lebih kurang sepanjang 400 meter, pengaspalan jalan desa di kampung mangga dua kurang lebih 150 meter selain itu masyarakat juga meminta perbaikan lampu jalan yang sudah banyak rusak.

Kata Yudi, usulan dari masyarakat tersebut akan diperjuangkan di APBD Perubahan. Pihaknya juga menyamakan dengan hasil musrenbang dari desa masing-masing yang diajukan di musrenbang kecamatan. “Sedangkan yang belum disetujui di musrenbang nantinya akan kami bantu melalui dana aspirasi,”ungkap Yudi. (Romi)

 

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *