oleh

Ketua Forwaka Babel Tutup Usia

Pangkalpinang | Innaa Lillahi Waa Innaa ilaihi Rojiuun telah berpulang ke Rahmatullah, Ketua Forwaka Babel, Ngadianto Asri  di Tanjung Pandan Belitung Pukul 18.30 WIB.

Atas segala dosa dan kekhilafan beliau semasa hidup. Mohon di maaf kan Mohon bisa menginformasikan pada yang lain atas berita duka ini.

Demikian kabar duka yang beredar di hampir semua WA group  di Bangka Belitung tak terkecuali group WA Forwaka Babel yang sontak mengagetkan keluarga Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka) Bangka Belitung, Senin (13/1/2020) malam.

Kabar duka meninggalnya ketua Forwaka Babel, Ngadianto Asri yang meski belum genap 1 tahun menahkodai Forwaka Babel namun telah meninggalkan kesan yang mendalam bagi rekan-rekan wartawan.

Di mata sebagian wartawan, sosok Ngadianto Asri atau yang biasa disapa Pak Nga merupakan sosok wartawan yang peduli akan kompetensi wartawan dan berhasil mengangkat profesi jurnalis menjadi mulia.

Berikut tanggapan ketua PWI Babel, M Faturahman atau yang biasa dipanggil Boy;

Hari ini kita berduka..

Hari ini kita kehilangan orang yang sangat penting dalam dunia jurnalistik Bangka Belitung…

Hari ini juga kita kehilangan sosok senior yang peduli dengan kompetensi wartawan ..

Selamat jalan kawan…

Selamat jalan abang…

Selamat jalan Pak Nga…

Kami akan ingat segala kenangan baik tentangmu…

Dan untuk kawan kawan yang tergabung di Forwaka Babel, saya mohon, kita teruskan keinginan Alm untuk menjadikan teman teman wartawan menjadi wartawan profesional, kita wujudkan mimpi beliau untuk menjadi wartawan yang Kompeten…

Pak Ngaa…

Saya bangga mengenal anda…

Semoga Allah mengampuni segala kesalahanmu semasa hidup..

“Semoga khusnul khotimah..

Alfatiha..” harap dan doa ketua PWI Babel, M Faturahman.

Hal senada juga di ungkapkan wartawan senior, Syahril Syahidir Pimpinan Media Babel Pos.

Berikut tanggapannya ;

Selamat Jalan Sobat…

Di penghujung hidupmu…

Kau memberi arti

Sebuah profesi..

Kau mengangkat

Arti sebuah karya..

Jurnalis kau buat jadi begitu mulia..

Masih dan masih banyak angan dan harapan yang begitu mulia pernah kau ungkapkan..

Tapi Allah sudah

Berkehendak…

Kau sudah beri

Apa yang kau punya……(doni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *