oleh

Soal PAW Wabup Babar, PDIP Terkesan Saling Lempar

BABEL | Sampai saat ini PDI P masih belum terbuka soal Pergantian Antar Waktu ( PAW) calon wakil bupati Kabupaten Bangka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Partai wong cilik ini kompak mulai dari pengurus daerah hingga pengurus pusat, enggan buka suara soal proses seleksi yang sudah mereka sebut sejak bulan Juli 2019 lalu.

Para pejabat pusat dan daerah PDIP tersebut tak hanya sulit dihubungi, mereka pun terkesan saling lempar. Padahal sejak Agustus lalu DPD PDIP Babel bahkah telah merilis dua nama yang lolos fit and proper test. Namun hingga memasuki pekan pertama Januari tahun 2020 ini PDIP tetap kompak menyebutkan tinggal menunggu hasil dari keputusan pusat.

“Itu sudah close, rapat terakhir itu dihadiri oleh ketua DPD PDIP, Didit Srigusjaya. Namun hasilnya saya belum tau, karena itu keputusan ada dipusat. Dan memang itu aturan internal PDIP bahwa untuk seluruh calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, menjadi keputusan Dewan Pimpinan Pusat. Termasuk penetapan PAW seperti di Bangka Barat,” jelas Albana, salah seorang pengurus DPD PDIP Babel kepada Wartawan dalam pembicaraan telepon, Rabu (8/1/20) petang.

Padahal sebelumnya Wartawan sudah berupaya beberapa hari menghubungi pengurus pusat PDIP, yakni Rudianto Tjen. Wartawan bahkan bertolak ke Jakarta pada Senin (5/1/20) pagi, dalam upaya mencari tahu proses seleksi PAW kepala daerah di tubuh PDIP ini. Namun baru pada Rabu (8/1/20) petang berhasil mendapat jawaban dari Rudianto Tjen. Itu pun mengarahkan untuk mengkonfirmasi hal tersebut kembali Ketua DPD PDIP, Didit Srigusjaya. Wakil Bendahara Umum PDIP asal Babel yang sudah 4 periode bercokol di Senayan tersebut padahal sudah dihubungi baik melalui pesan WA maupun telepon tak ada respon dari Rudianto Tjen. Hingga akhirnya Rudianto Tjen mengkonfirmasi bahwa dirinya sibuk pada jadwal jelang Rakernas PDIP pada 9 Januari 2020.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP, Didit Srigusjaya saat dihubungi melalui pesan whatsap menjawab bahwa dirinya sedang sakit dan masalah tersebut dilemparkan ke staf ahli fraksi PDIP di DPRD Provinsi Babel, Albana.

Sebelumnya Ketua DPC PDIP Bangka Barat, Badri juga sulit dikonfirmasi. Sempat mengkonfirmasi akan menghubungi Wartawan Rabu (1/1/20) petang, Badri kemudian mengaku ada kesibukan pergi memancing pada Kamis (2/1/20) pagi.

Sempat diberitakan sebelumnya, Ketua PAN Kabupaten Bangka Barat, Dafitri mengaku kecewa dengan cara-cara internal PDIP. Dafirti bahkan menuding PDIP sejak awal tidak mempunyai niat untuk meluruskan proses seleksi cawabub PAW Babar tersebut. Padahal PAN dan Hanura selaku compatriot PDIP saat Pilkada Babar 2015 lalu telah lama menyodorkan nama calon pengganti Markus yang saat ini naik posisi kebagai Bupati.

Markus sendiri saat ini merupakan kader PDIP yang digadang-gadang melanjutkan kekuasaan PDIP di Bangka Barat dam kontestasi Pilkada September 2020 mendatang.(don)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *