oleh

Besok, Pemkab Basel Gelar Rakor dengan Kepala Cabang BPJS

TOBOALI | Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan dan stakeholder terkait untuk membahas lebih lanjut adanya kebijakan kenaikan premi BPJS Kesehatan.

Didalam Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, peserta mandiri, iuran kelas III semula Rp25.500 per orang bulan naik menjadi Rp42 ribu.

Kemudian untuk peserta kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu, dan kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu. Pj Sekda Bangka Selatan Achmad Ansyori mengatakan, pihaknya akan membahas kebijakan itu pada Jum’at (15/11) besok.

“Memang belum sama sekali kita bahas, baru rencananya besok akan kita rapatkan bersama Kepala BPJS. Berapa jumlah kenaikan dikalikan jumlah peserta. Nah dari situ kita bisa lihat berapa jumlah anggaran yang haru disiapkan,” ujarnya, Kamis (14/11).

Dengan kenaikan tersebut Pemkab Basel tentunya harus menyiapkan anggaran yang cukup besar. Meski begitu hingga saat ini belum ada wacana pengurangan peserta dan terkait kebijakan yang akan diambil pasca digelarnya rapat besok.

“Sekarang yang juga kita pikiran teman-teman Non PNS iurannya juga naik. Jadi pemda harus mempersiapkan anggaran sebanyak itu. Apalagi kenaikan iuran pada 2020 belum tercover sama sekali, karena suratnya baru keluar dari BPJS,” ujarnya. 

Apapun caranya, Pemkab Basel akan tetap berupaya mengcover seluruh peserta bantuan iuran (PBI). Hanya peserta Non PNS harus siap terbebani bilamana honorer yang mereka terima tak naik dengan defisitnya anggaran sebesar Rp79 miliar. (devi dwi putra)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *