oleh

Bersaing dengan Lima Negara, Indonesia Bidik Satu Kursi di Dewan HAM PBB

PALEMBANG | Nasib Indonesia untuk mendapatkan kursi sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2020-2022 ditentukan hari ini, Rabu (16/10/2019) di Markas PBB waktu New York.

Menurut, Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, Agustaviano Sofjan Indonesia akan bersaing dengan empat negara lain yang juga ikut dalam pencalonan Dewan PBB bagi negara kawasan Asia Pasifik tersebut. Ke-empatnya yakni Irak, Korea Selatan, Jepang, dan Marshall Island. 

Ia menyebut kesempatan Indonesia untuk bisa masuk dalam Dewan HAM tersebut cukup besar mengingat Kementerian Luar Negeri RI terus melakukan pendekatan kepada negara negara anggota PBB sejak beberapa waktu lalu. 

“Untuk hasilnya hari ini, tapi waktu New York. Mudah mudahan kita bisa mendapatkan kursi,” imbuhnya saat ditemui di Palembang, Rabu (16/10/2019). 

Dalam beberapa kesempatan, Kemenlu RI menyebut jika Indonesia terpilih sebagai Dewan HAM PBB akan mengusung tema ‘A True Partner for Democracy, Development and Social Justice’. Indonesia membutuhkan setidaknya 97 suara untuk bisa memenangkan satu kursi Dewan HAM PBB dari perwakilan negara Asia Pasifik.  Seluruh negara anggota PBB, tuturnya, akan ikut serta dalam pemungutan suara rahasia atau secret ballot itu.

Dewan HAM PBB sendiri terdiri dari 47 anggota. Sebanyak 13 kursi dewan diisi oleh perwakilan negara Afrika, 13 kursi dari perwakilan Asia Pasifik, 8 kursi bagi perwakilan negara Amerika Latin dan Karibia, 7 kursi bagi perwakilan negara Eropa Barat dan negara lainnya, dan enam kursi bagi kawasan Eropa Timur. (andhiko ta)

 

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *