oleh

3 Rumah Warga Batu Ampar SP Padang Terbakar

KAYUAGUNG I Warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), dikejutkan dengan terbakarnya kediaman milik Gandi, Selasa (12/1/2016), pukul 07.15 WIB.

Menurut informasi kebakaran tersebut disebabkan tabung elpiji ukuran 3 kg yang meledak. Api sempat menyambar bangunan di samping kiri dan kanan rumah korban, namun api bisa dipadamkan sebelum kedua rumah tersebut rata dengan tanah.

Peristiwa kebakaran tersebut sempat membuat arus lalu lintas di jalur alternatif Kayuagung-SP Padang-Palembang sedikit macet. Lokasi kebakaran tepat di pinggir jalan, sehingga sejumlah kendaraan yang melintas berhenti guna menghindari tabrakan dengan sejumlah warga yang hilir mudik sembari membawa air untuk memadamkan api.

Terpaan angin yang cukup kencang, membuat rumah semi permanen milik Almarhum Dul Goni yang ditempati menantunya Gandi seketika ludes dilalap si jago merah.

Api sempat menjalar ke bangunan di samping kiri dan kanan rumah korban. Yakni kediaman milik Mat Tudin dan Wak Zen, namun api bisa dipadamkan dalam waktu 40 menit, sebelum seluruh bangunan rata dengan tanah.

Belum diketahui berapa kerugian yang dialami atas peristiwa kebakaran ini. Pastinya tiga kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Aparat kepolisian dari Polsek SP Padang yang tiba di lokasi beberapa menit usai kejadian, langsung memasang police line serta mengamankan tabung elpiji ukuran 3 kg yang diduga menjadi pemicu kebakaran.

Kepala Desa (Kades) Batu Ampar, Kecamatan SP Padang, Sumardi membenarkan, adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Api berasal dari rumah Almarhum Dul Goni yang dihuni menantunya. Menurut informasi, kebakaran dipicu oleh ledakan tabung elpiji 3 kg di rumah itu,” katanya.

Kades mengaku, pihaknya belum mengetahui berapa total kerugian yang dialami para korban. Belum ada laporan dan rincian resmi dari para korban.

“Kami harap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI bisa membantu para korban. Mungkin untuk sementara ini para korban akan menumpang di rumah sanak keluarganya, namun untuk makanan dan pakaian yang layak mungkin ada bantuan dari para donatur nantinya,” ungkap Sumardi.

Terpisah, Kapolsek SP Padang, AKP Mulyono mengatakan, pihaknya telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah bukti terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Infomasi sementara, api diduga berasal dari ledakan tabung gas elpiji 3 kg dari rumah korban Gandi. Api kemudian menjalar ke rumah di samping kiri dan kanan, namun kobaran api tidak meluas setelah warga merobohkan dinding rumah korban Mat Tudin dan Wak Zen,” terang Kapolsek.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian agar memastikan rumah dalam kondisi aman, kompor tidak dalam keadaan menyala serta mematikan semua perabotan elektronik.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Untuk kerugian material, kami belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu laporan secara tertulis dari para korban,” tutupnya.(Romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *