oleh

Jadi Produsen Padi, Sepuluh Besar Nasional

Info-2
Info-6KAYUAGUNG I Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masuk peringkat sepuluh besar na­sional sebagai daerah peng­hasil padi. Pada 2015 sudah terealisasi sebanyak 638.967 ton dari luas lahan panen 148.823 ha. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI, Syarifudin. Capaian produksi padi tahun 2015 mengalami pening­katan dibandingkan pada 2014 yang terealisasi 567.999 ton.

“Sementara, pada 2015 sudah tere­alisasi 638.967 ton atau mengalami peningkatan sebanyak 70.968 ton atau meningkat 12,49 persen. Dengan demikian, Kabupaten OKI masuk dalam peringkat sepuluh besar nasional sebagai daerah penghasil padi,” terang Syarifudin.

Produksi padi setiap tahun ditar­getkan terus meningkat dari tahun sebelumnya. Diketahui, luas lahan pertanian padi di Kabupaten OKI saat ini sebanyak 174,268 ha. Lahan tersebut terdiri dari sawah tadah hu­jan 47.140 ha, sawah lebak 103.977 ha, sawah irigasi 650 ha, dan sawah pasang surut 22.501 hektare. “Dari luas lahan itu OKI merupakan penyumbang beras sebanyak 5 persen untuk skala nasional. Sementara, untuk tingkat Provinsi Sum­sel, OKI sebagai penyumbang beras no­mor tiga,” tambahnya.

info-5Bupati OKI, Iskandar SE mengatakan, di beberapa Kecamatan masih tersedia lahan untuk sawah lebak yang masih potensial. Di antaranya, di Kecamatan Tanjung Lubuk, Teluk
Gelam, Pedama­ran, PedamaranTimur, Cengal, Sungai Menang, Jejawi, danPampangan.

“Produksi padi dikedepanakan dan didukung pembangunan irigasi yang saat ini masih terus berjalan dari target 75 ribu hectare sudah terealisasi pembangunan sebanyak 70 persen. Kemudian, masih terse­dia lahan pasang surut yang sangat luas di Kecamatan Air Sugihan. Selain tanaman pangan Kabupaten OKI juga memiliki potensi tanaman holtikultura yang bisa dikembang­kan lagi,” tambahnya. (adv/Humas Pemkab OKI)

Info-4

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *