oleh

Tidak Sampai Satu Jam, 8 Orang Tewas di Tol Cipali

Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar
Kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang di jalan tol Cipali km 137, Kamis, 3 Desember 2015. Foto: Dokumen Polda Jabar

INDRAMAYU | Sebanyak 8 orang tewas akibat kecelakaan di jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Korban tersebut berasal dari dua kecelakaan di dua lokasi yang berbeda.

Berdasarkan informasi yang bisa dihimpun, kecelakaan terjadi di Kilometer 128+200, tepatnya di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Ahad, 6 Desember 2015, pada pukul 04.11 WIB.

Kecelakaan terjadi saat sebuah mobil Daihatsu Luxio dengan nomor polisi D-1277-ZJ, yang dikemudikan Suyanto, 36 tahun, warga Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, bergerak dari Cikopo menuju Palimanan. Diduga Suyanto mengantuk sehingga mobil kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang kendaraan lain, yang diduga truk, yang ada di depannya.

Akibat kejadian tersebut, dari 11 penumpang mobil Luxio itu, 6 orang tewas dan satu orang luka berat. Korban meninggal dan luka berat dibawa ke RS Ciereng, Subang. Sedangkan 4 korban yang mengalami luka ringan dibawa ke RS Siloam Purwakarta.

Sebelumnya, sekitar pukul 03.30 WIB, terjadi kecelakaan di jalan tol Cipali, tepatnya di Kilometer 164+600. Kecelakaan ini melibatkan truk Mitsubishi bernomor E-8234-AV dan truk Mitsubishi Fuso M-9094-UG, yang ada di depannya dan dikemudian Spriady, 41 tahun, warga Desa Larangan Sorjan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Akibat kecelakaan itu, Suriti dan Eko Setiawan (sopir dan kernet truk Mitsubishi E-8234-AV) tewas seketika di lokasi kejadian. Kepala Polres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid menjelaskan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Untuk mencari penyebab pasti kecelakaan tersebut,” ujarnya.

Namun kecelakaan tersebut diduga terjadi karena Suriti, warga Indramayu, mengantuk sehingga truk yang dikendarainya menabrak truk di depannya yang dikendarai Supriadi, 41 tahun, warga Desa Larangan, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Yudhi meminta semua pengendara yang melewati jalan tol Cipali selalu berhati-hati. Sebab, jalan yang mulus dan panjang sering kali menyebabkan pengemudi terserang kantuk atau mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi. “Selalu berhati-hati dan beristirahat saat mengantuk,” tuturnya. (tempo.co)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *