oleh

10.268 Paket Balasa Segera Disalurkan kepada Pelaku Ekonomi Kreatif di Sumsel

PALEMBANG – Ketua TP PKK Sumsel, Hj Feby Deru yang juga pembina ekonomi kreatif Sumsel menerima secara langsung penyerahan paket Balasa (lauk pauk siap saji) dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diwakili oleh Plt. Direktur Penyelenggaraan Event Kemenparekraf, Edy Wardoyo di Palembang, Jumat (11/9/2020).

Balasa memang disiapkan pemerintah pusat untuk meringankan beban pelaku pariwisata, termasuk sektor ekonomi kreatif, para pengrajin yang terdampak COVID-19 di Sumsel.

Setidaknya sebanyak 10.268 paket balasa disalurkan pada tahap dua kali ini. Dimana sebelumnya 10 ribu paket balasa telah diberikan pada tahap pertama. Paket balasa berupa beras, gula pasir, minyak goreng, ikan sarden kalengan, tepung terigu, dan kecap.

Ketua TP PKK Sumsel, Feby Deru mengapresiasi Kemenparekraf yang telah memberikan bantuan kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumsel. “Saya menyampaikan terima kasih kepada Kemenparekraf atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanf√†at dan bisa mendorong para pekerja untuk tetap bersemangat,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Direktur Penyelenggaraan Event Kemenparekraf, Edy Wardoyo menyebut, dampak COVID-19 memang sangat berpengaruh bagi industri pariwisata dan berdampak kepada para pekerja juga pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu Kemenparekraf ingin memberikan dukungan moril dan materil bagi pekerja yang terdampak COVID-19.

“Sejak pandemi covid-19 yang benar-benar terdampak adalah industri pariwisata. Oleh sebab itu kami berupaya membantu para pekerja yang terdampak dengan memberikan bantuan paket balasa berdasarkan data yang kami terima dari Disbudpar Sumsel dengan mekanisme by name by address. Bekerjasama dengan TNI-Polri agar bantuan ini tersalurkan dengan benar,” terangnya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Sumsel, Aufa Syahrizal yang mewakili Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah, baik pusat dan daerah kepada para pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif untuk meringankan beban hidup mereka. “Bantuan ini setidaknya dapat sedikit meringankan beban para pekerja selama melalui masa-masa sulit ini,” harap Aufa. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya