oleh

Ini Aspirasi Masyarakat Cengal dan Air Sugihan

Ogan Komering Ilir | kegiatan reses merupakan salah satu moment untuk menjaring aspirasi masyarakat kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI). Selain, usulkan pembangunan jalan, jembatan ruang kelas baru dan tower, warga pun mengeluhkan proses pembuatan kk terkait kerapnya kehabisan blanko.

Hal ini diungkap Budiman, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI). Minggu(17/11).

“Keluhan tersebut saya terima dari warga langsung, dimana akibat seringnya habis blanko warga kesulitan membuat kk sehingga menghambat proses pembuatan bpjs,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Budiman menuturkan, kegiatan reses ini berlangsung selama enam hari, sejak kamis (14/11) sampai dengan Selasa(19/11) yang diikuti 45 anggota DPRD OKI ke Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

“Pada masa reses kali ini, saya turun ke wilayah kecamatan Cengal dan Air Sugihan. Biasanya hanya enam titik tapi kali ini lebih,”kata politisi dari Partai PAN ini.

Ia menambahkan, datang ke daerah Pemilihan (Dapil) merupakan salah satu kegiatan anggota dewan guna menjalin silaturahim serta menggali aspirasi masyarakat. 

“Selain merupakan ajang silaturahim ini merupakan saat yang tepat guna menampung semua keluhan, ide serta aspirasi warga demi pembangunan kabupaten oki serta kesejahteraan masyarakat,”tuturnya.

Dari masa reses yang telah dilaksanakan dibeberapa titik lokasi(desa) beberapa hari ini,  Budiman mengungkapkan pada umumnya masyarakat berharap soal infrastruktur agar dapat ditingkatkan terutama soal jalan, jembatan dan ruang kelas baru dan masyarakat juga berharap untuk dapat diperjuangkan soal air bersih.

Dijelaskannya, dari beberapa lokasi yang menjadi titik kegiatan penyerapan aspirasi tercatat beberapa masukan dari masyarakat setempat seperti, normalisasi sungai yang sudah dangkal di desa Pangkalan Damai.

Untuk desa Kuala sungai jeruju, masyarakatnya berharap dibangun pasar dan listrik tenaga surya.

Dan Untuk desa Jadi Mulia mengusulkan dibangunnya jalan dan sarana air bersih serta pemasangan provider tower karena tidak ada signal di wilayah tersebut tepatnya di jalur 23 dan jalur 25.

“Sedangkan untuk Desa Srijaya Baru meminta dibangun jalan selain itu warganya mengeluhkan  proses pembuatan kk dan ktp, karena selalu kehabisan blanko sehingga warga kesulitan saat memproses pembuatan keikutsertaan sebagai peserta bpjs,”ungkapnya.

Warga desa Bandar jaya dan Negeri Sakti berharap dibangunnya jalan dan jembatan penghubung OKI-Banyuasin.

“Ya, kita sambut baik semua usulan tersebut dan kita siap untuk memperjuangkan. khususnya jalan dan jembatan dan soal air bersih terus diperjuangkan,” pungkas Budiman wakil rakyat dari dapil III ini.(Romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *