oleh

Dampak Karhutla, Puluhan Warga Kedaton Ngungsi di Kantor Camat

Ogan Komering Ilir | Sejumlah warga yang terdiri dari ibu rumah tangga dan anak-anak yang berasal dari Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dievakuasi ke kantor Camat Kayuagung, Minggu (03/11) malam. Hal ini menyusul kabut asap di tempat tinggal mereka akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak jauh dari pemukiman warga.

Selain itu, lokasi kebakaran di wilayah salah satu perkebunan yang tak jauh dari pemukiman warga ini dikhawatirkan meluas dan menyambar ke pemukiman. Tercatat ada sekitar 73 warga yang diungsikan mulai pukul 21:00 WIB oleh petugas yang terdiri dari BPBD, dan Kepolisian.

Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan didampingi Lurah Kedaton Abdullah Sahri mengatakan evakuasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran ke pemukiman warga.

“Awalnya pihak Kelurahan Kedaton menempatkan warga di kantornya, yang akhirnya dipindahkan ke kantor Camat untuk memenuhi kebutuhan tempat yang lebih luas,” terangnya.

Terkait pemulangan warga, Dedi belum dapat memberikan keterangan sebelum memastikan api padam sepenuhnya di sekitar lokasi yang hanya berjarak sekitar 1 hingga 2 Kilometer.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keadaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, warga segera kami antarkan ke rumah masing-masing,” harapnya.

Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi yang menurutnya tidak dapat diprediksi. Menurutnya, pihaknya tidak ingin mengambil resiko sehingga harus menimbulkan korban jiwa.

“Untuk itu, kita sarankan kepada warga setempat untuk dilakukan evakuasi,” jelasnya.

Ditambahkan Nasharudin, ia sempat meyakinkan penduduk agar tidak mengkhawatirkan keamanan rumah yang ditinggalkan. Menurutnya, pihak kepolisian terdiri dari Polres dan Polsek menjamin rumah kosong yang ditinggal penghuninya terbebas dari tindakan pencurian dan lain sebagainya,

“Patroli akan lebih ditingkatkan lagi. Terutama di kawasan pemukiman penduduk yang ditinggal pemiliknya,” tandasnya. (Romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *