oleh

Fantastis, BNNP Babel Amankan 1,8 Kilo Sabu di Pasir Putih

PANGKALPINANG | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sabu yang jumlahnya fantastis.

Sebanyak 1,8 kilo sabu-sabu diamankan dari rumah seorang bandar besar di salah satu perumahan kawasan Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, Sabtu (12/10/2019) sekira pukul 16.30 WIB.

Dalam penggrebekan dipimpin oleh Kabid Berantas BNNP Babel bersama Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ikchlas Gunawan berhasil mengamankan seorang terduga bandar narkoba bernama Zainal Abidin alias Bebek.

Dari rekaman video penangkapan terlihat terduga bandar narkoba, Zainal dengan tangan diborgol diintrigasi dimulai dari teras depan rumahnya.

Saat penggrebekan sejumlah anggota BNN berpakaian preman masuk dengan didampingi seorang ibu yang diduga orang tua Zainal.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan sebuah tas ransel warna merah dari dapur rumah tersangka.

Sejurus kemudian polisi langsung mengambil tas dengan disaksikan tersangka. Awalnya polisi menduga tas tersebut berisi pil extacy (inek).

Tak pelak, saat dibuka di dalam tas berisi plastik hitam besar ditemukan sabu-sabu sebanyak 18 kantong.

Sekedar diketahui untuk satu kantong berukuran besar tersebut beratnya 1 U (1 ons) dengan total 1,8 kilo.

Untuk 1 U saja jika dijual di pasaran berkisar Rp 85 juta. Jadi 18 kantong ditotal Rp 1,530.000.000,-.

Dihadapan polisi yang mengintrogasinya, Zainal mengaku sebelum ditangkap sudah menjual 2 ons.

“Saya ketemu atau ngambil sabu tersebut dengan seseorang di daerah Kace pakai motor Honda Vario. Sabu tersebut setelah didapat ditimbang di rumah dan dibungkus 1 ons, ” kata Zainal saat menjawab pertanyaan Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ikhlas Gunawan.

Kepala BNNP Provinsi Kepulauan Babel Brigjen Pol Nanang Hadiyanto melalui Humas, Muhtadi saat dikonfirmasikan terkait penangkapan bandar besar narkoba di Pasir Putih membenarkan kejadian tersebut.

“Iya nangkap kemarin di Pasir Putih. Tapi jumlahnya (barang bukti) narkoba belum tahu. Nanti lah ada konfrensi pers, ” kata Muhtadi dibincangi melalui sambungan telepon, Minggu (13/10/2019). (doni)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *