oleh

Guru di Pagaralam Pertanyakan Statement Disdik

Pagaralam | Soal Statemen Dinas Pendidikan Pagaralam melalui Kasi GTK yang mengatakan bahwa Guru yang sudah lengkap persyaratan NUKS untuk menjadi kepala sekolah banyak yang belum layak mendapat protes.

Salah satu guru yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan dari segi mana mereka Dinas Pendidikan menilai kinerja guru yang sudah memiliki NUKS tidak baik atau kurang layak untuk menduduki jabatan kepala sekolah.

“Apakah kami sudah melanggar undang undang ASN atau kami tidak menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan yang dapat menilai apakah kinerja kami baik atau tidak adalah Kepala sekolah dan diteruskan ke Dinas Pendidikan,”katanya.

Menurutnya, dirinya bersama guru-guru yang lain tidak mempermasalahkan siapa yang diangkat oleh pemerintah untuk kepala sekolah tapi statement itu yang membuat pihaknya terganggu dan tolong untuk di klarifikasi.

Hal senada juga dikatakan guru lainnya,  untuk guru yang sudah melengkapi persyaratan ada sekitar 47 guru dari TK,SD,dan SMP yang ada di Pagaralam Pelatihan tersebut dilaksanakan di Hotel Mentari Pagaralam pada tanggal 8 Oktober 2016.

“Dari lp2sks 2016 itu diadakan serentak guru guru yang ada di pagaralam dengan yang sudah memiliki NUKS dan sudah jelas di Permendikbud No 6 sudah jelas untuk seorang calon Kepsek,”ujarnya.

Ditambah lagi Berdasarkan Surat Edaran Kementrian Pendidikan Nomor 18356 Tahun 2018 Dalam Bab II, Pasal 2 diatur bahwa guru dapat menjadi bakal kepala sekolah apabila memenuhi persyaratan.

“Peraturan tersebut sudah jelas, apalagi ada di poin terusan H dan I menjelaskan tidak pernah hukuman disiplin berdasarkan ketentuan undang undang serta tidak sedang menjadi tersangka atau terpidana, saya tidak pernah mendapatkan hal tersebut,” Terangnya.

Kalaupun kedua guru tersebut diangkat kepsek pihaknya tidak jadi masalah karena hal tersebut adalah hak dan wewenang yang punya kuasa namun statement tersebut saat dibaca membuat dirinya terganggu.

“Kita mikir apa mau menemui wartawannya atau ke pihak Disdik, agar pihak Disdik mengklarifikasi pernyataan Kasi GTK dengan 2 option, yaitu Belum layaknya di mana dan kurang baik kinerjanya di mana, alangkah baiknya pernyataan tersebut disertai data atau Pernyataan itu diralat kembali melalui media massa,” Harapnya.(Digo)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *