oleh

Pidsus Kejari Pangkalpinang Bidik Tersangka Baru Kasus SPPD Fiktif

PANGKALPINANG | Kasus Tipikor Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif 13 orang Anggota DPRD Pangkalpinang tahun 2017 nampaknya tak berhenti pada tersangka tunggal.

Diam-diam ternyata Minggu lalu penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yang dipimpin langsung Kasi Pidsus J Edowan kabarnya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di Jakarta.

“Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Jakarta (DPRD DKI Jakarta dan Kementerian Pemuda Dan Olahraga/Red), “kata Leo Jimmi, Senin (19/8).

Leo mengungkapkan, ke depan Penyidik akan segera melakukan pemanggilan saksi Anggota DPRD yang kala itu melakukan perjalanan dinas guna dimintai keterangan nya dalam proses penyidikan ini.

“Selanjutnya secara internal Tim Penyidik melakukan gelar perkara untuk menentukan sikap terhadap perkembangan penyidikan tentu nya setelah pengumpulan saksi-saksi selesai semua berikut alat bukti yang didapat, ” ujar Leo Jimmi.

Ditambahkannya, hasil dari proses perkembangan penyidikan nantinya, sepenuhnya diserahkan kepada Tim penyidik yang akan menentukan apakah perkara ini dilanjutkan atau tidak dan apabila dilanjutkan tentu nya akan ada penetapan tersangka baru.

“Kita serahkan kepada Tim penyidik untuk menentukan,apakah perkara ini dilanjutkan atau tidak dan apabila dilanjutkan tentu nya ada penetapan tersangka baru, “ terang Leo Jimmi.

Untuk diketahui, alat bukti berupa uang pengembalian perjalan dinas sebesar Rp 158 Juta yang berasal dari Anggota Dewan dan Pegawai Sekretariat oleh Penyidik telah dititipkan ke rekening Kas Bendahara penerima.(don)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *