oleh

Permintaan Penambahan Exit Tol Trans Sumatera Dikabulkan

Ogan Komering Ilir | Harapan warga OKI untuk mendapat penambahan pintu tol trans Sumatera dikabulkan pemerintah pusat. Hal ini setelah mendengar paparan dari Bupati OKI, H. Iskandar, SE pada rapat terbatas Gubernur Sumsel, Gubernur Bangka Belitung serta Bupati, Walikota di kedua wilayah.

“Pintu tol ini sangat diharapkan masyarakat karena akan menghubungkan dua kabupaten (OKI-OKUT) juga jadi jalur ekonomi masyarakat setempat,” Ungkap Iskandar pada pertemuan tersebut di Kemen PUPR, Jakarta, Kamis, (18/7).

Diketahui Ogan Komering Ilir dilalui ruas Tol Trans Sumatera mencapai 118 Km, yakni, Tol Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 85 Km dan ruas Kayuagung-Palembang sepanjang  33 Km. Dari total panjang tersebut hanya terdapat tiga exit tol, Simpang Pematang, Celikah dan Jakabaring. Dengan ditambahnya pintu masuk di ruas Pematang-Kayuagung diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat serta akses perekonomian melalui jalan tol.

Atas usul tersebut Menteri PUPR RI, Basuki Hadi Moeldjono menurut Iskandar menyetujui namun juga meminta bantuan pemerintah daerah dalam pembebasan lahan.

“Tadi pak menteri sudah setuju, Ada sekitar 11 Km yang dibebaskan untuk kebutuhan exit tol,” terang Iskandar. Bahkan menurut dia Menteri PUPR langsung menurunkan tim pekan ini untuk chek lapangan.

Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah OKI diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat OKI. 

Sebelumnya Sejumlah anggota DPRD Ogan Komering Ilir (OKI), juga telah menyampaikan hal yang sama saat melakukan kunjungan kerja ke PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Jalan Tol trans Sumatera Pematang Panggang-Kayuagung (PPKA) pertengahan Februari lalu.

Tujuannya, untuk menyarankan agar pihak pembangun tol dapat menambah akses keluar masuk Tol Pematang Panggang-Kayuagung (PPKA). 

Solahuddin Djakfar anggota DPRD OKI mengatakan, pintu tol tambahan ini dirasakan sangat penting karena di antara pintu tol yang sudah dibuat sejak awal ada wilayah yang penduduknya cukup padat dan rata-rata punya mobil. 

Selain itu, di wilayah tersebut seperti di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Kecamatan lainnya ada banyak kendaraan yang diprediksi akan lalu-lalang ke arah Palembang dan Lampung.

“Dan itu ada wilayah yang cukup dekat dengan OKU Timur, sehingga diharapkan konektivitas antar wilayah akan semakin dekat,” jelasnya.(Romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *