oleh

Lima Komisioner KPU Palembang Ditetapkan Sebagai Tersangka

PALEMBANG | Kelima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka pidana pemilu oleh penyidik Polresta Palembang.

Penetapan komisioner menjadi tersangka diduga kuat lantaran telah menghilangkan hak pilih masyarakat dengan tidak melaksanakan rekomendasi Bawaslu Palembang, tidak melaksanakan pemilihan suara umum (PSU) atau pemilihan suara susulan (PSL) Pemilu beberapa waktu lalu.

Sebelumnya diketahui kelima komisioner ditetapkan sebagai tersangka, telah beredar surat penetapan terhadap satu komisioner atas nama Yetty Oktarina. Surat tersebut juga beredar di group whatsapp wartawan dan politik.

Ternyata yang ditetapkan jadi tersangka bukan atas nama Yetty Oktarina saja, melainkan kelima komisionernya. Penetapan tersangka diduga berkaitan tentang pemilu susulan yang tidak diselenggarakan.

“Ya benar kita sudah menetapkan ke-5 Komisioner KPU Kota Palembang, dengan dugaan telah melakukan perkara tindak pidana pemilu, pada 11 Juni 2019, kemarin. Kasus ini sendiri berawal dari adanya temuan Bawaslu Kota Palembang, dan dilaporkan ketua Bawaslu Kota Palembang, Pada 22 Mei, kemarin,” ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah, melalui Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, sebagaimana dilansir dari sripoku.com Sabtu (15/6/2019).

Yon Edi Winara, mengatakan Ke-5 Komisioner KPU Kota Palembang tersebut yakni EF (Ketua KPU Kota Palembang), Al (Komisioner KPU Kota Palembang), YT (Komisioner KPU Kota Palembang), AB (Komisioner KPU Kota Palembang) dan SA (Komisioner KPU Kota Palembang).

“Kita sudah mengambil keterangan ke-5 tersangka, pemeriksaan sudah dilakukan sejak Jumat (14/6), kemarin,” tegas Yon.

Ditambahkan Kasat Reskrim, pihaknya pun sudah memeriksa 20 saksi-saksi tambahan yang merupakan saksi ahli. “Masih berjalan hingga hari ini kita ambil keterangan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Yetty Oktarina saat dimintai tanggapan mengatakan silahkan konfirmasi ke Ketua KPU Palembang.

“Infonya langsung ke Ketua Kota Palembang saja ya dek,” ucapnya singkat melalui pesan whatsapp.(Ade)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *