oleh

SatPol PP OKI Monitoring Keberadaan Anjal dan Anak Punk

Ogan Komering Ilir | Sat Pol PP Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terus melakukan pemantauan dan monitoring keberadaan anjal dan anak punk. Pihak Pol PP tidak akan memberi ruang anak punk berkeliaran di Kota Kayuagung dan sekitarnya.

Hal ini ditegaskan Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten OKI Alexsander Bastomi melalui Kepala Bidang (Kabid), Penegakan Perda Sat Pol PP dan Damkar Kab OKI, Syawal saat dikonfirmasi, Senin (20/5).

Syawal menjelaskan, jika masyarakat melihat keberadaan mereka segera lapor ke pihak Pol PP. Pihaknya akan melakukan penertiban atau pembinaan dan mengembalikanya kepada pihak keluarga yang bersangkutan.

Ia menceritakan, sebelum bulan puasa pihaknya kata Syawal sudah melakukan penertiban terhadap anak- anak punk ini sendiri karena telah banyak keluhan dari masyarakat yang resah atas keberadaan mereka. Modusnya mengamen, namun terkadang dengan cara sedikit memaksa agar orang mau memberi mereka uang.

“Jadi kerap masyarakat terganggu. Beberapa waktu lalu sudah kita tertibkan. Untuk yang berasal dari Kota Kayuagung, sudah kita serahkan langsung kepada orang tuanya, sementara untuk yang lainnya, usai didata dan diberikan nasehat agar tidak mengulangi perbuatannya juga sudah kita suruh pulang ke tempat asalnya,” cerita Syawal

Mengapa hal ini jadi perhatian kata Syawal, dikhawatirkan perilaku negatif mereka lakukan itu dapat menular kepada generasi muda di Kabupaten OKI, khususnya Kota Kayuagung. Maka dari itu sebagai bentuk pencegahan, dengan dilakukannya monitoring dan pengawasan di lapangan ini, dapat mempersempit ruang gerak mereka. Sehingga tidak ada lagi berkeliaran di jalan.

“Setelah kita tertibkan beberapa waktu lalu, sampai saat ini tidak ada lagi terlihat berkeliaran di Kayuagung. Kalau masyarakat ada yang melihat silakan laporkan ke kita,” katanya.(romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *