oleh

Pemkab Muba Gelar Sosialisasi B2SA Bagi Pelajar SD/MI

MUBA I Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba mengadakan Sosialisasi Pengenalan Menu Beragam, Bergizi Seimbang (B2SA) Bagi Anak Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah bertempat di SD Negeri 3 Sekayu, Kamis (11/4/2019).

Menurut laporan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Muba, H Ali Badri ST MT melaporkan tujuan sosialisasi yaitu untuk meningkatkan pemahaman tentang B2SA, sehingga mengenalkan produk makanan bergizi bagi anak-anak sekolah dasar.

“Sosialisasi ini guna meningkatkan kualitas SDM terutama anak SD agar mendapatkan menu beragam dan bergizi diharapkan juga anak SD/MI dapat memilih jajanan berkualitas dan sehat. Adapun peserta sosialisasi ini berjumlah 40 orang meliputi siswa/i kelas 4 dan 5. Untuk selanjutnya sosialisasi akan digelar di SD Ulak paceh Kecamatan Lawang Wetan, SD Negeri 8 Kecamatan Babat Toman, SD Negeri 2 Kecamatan Sungai Keruh, dan Narasumber dari DKP dan TP PKK Muba, “jelasnya.

Sementara Sambutan Ketua TP PKK H Thia Yufada Dodi Reza mengungkapkan apresiasi kepada DKP dan dan OPD lainnya terkait atas terselenggaranya kegiatan hari ini.

“Sosialisasi hari ini saya anggap sangat penting dan berguna bagi anak-anak kita penerus bangsa.Diharapkan sosialisasi dan edukasi ini bisa terus berlanjut, tentu saja tidak bisa kita hanya harapkan anak-anak yang meneruskan, artinya sosialisasi kedepan diteruskan pentingnya peran orang tua karena anak-anak kita hanya sebagai konsumen, “ujar Thia.

Istri Bupati Muba ini juga berpesan kepada para guru agar turut andil dalam sosialisasi ini, Karena yang penting Pemkab Muba sangat menjaga dan sangat mengutamakan kesehatan anak2-anak di Muba, yaitu kesehatan jasmani dan rohani.Karena mengapa jika rohani bagus tapi jasmani tidak sehat makan akan terganggu dan sebaliknya.

“Kemarin saya mengikuti Rakornas PKK dan disana dibahas terkait isu nasional yaitu stunting yaitu dimana pertumbuhan dibawah normal. Salah satu pencegahannya yaitu persiapan menu beragam dan bergizi kepada anak, tentunya kita sebagai orang tua harus tau ada banyak macam ide dalam memberikan menu beragam kepada anak, “ucapnya.

Dikatakannya penyebab isu nasional tersebut yaitu kekurangan gizi, atau gizi tidak seimbang akibatnya berbahaya bagi masa depan anak. “Pertumbuhannya tidak normal, otaknya dibawah rata-rata sehingga bisa ketinggalan dalam menyerap mata pelajaran di sekolah, berakibat stunting hingga dewasa,”tambahnya.(romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *