oleh

Sepanjang 2018, Sebanyak 6 Orang Meninggal Akibat HIV

Empat Lawang I Menyediakan Antiretroviral (ARV), Obat untuk mengendalikan virus HIV semestinya sudah harus ada di setiap Kabupaten Kota. Namun faktanya di Kabupaten Empat Lawang belum mempunyai stok atau persediaan untuk mengantisipasi kalau ada masyarakat Kabupaten Empat Lawang yang terjangkit virus mematikan tersebut.

Tidak tersedianya Antiretroviral (ARV) dipertegas Direktur  RSUD Empat Lawang dr. Devi Andrianty melalui Kabid Rekam Medik dan Perencanaan Joko Prayitno.SKM Saat dihubungi mengatakan ARV Tidak ada di Rumah Sakit Tebing Tinggi dan belum ada yang terjangkit HIV/AIDS

“Belum ada, yang terdeteksi HIV atau AIDS di RS Tebing Tinggi, kalau program pencegahannya ada di dinkes. Untuk merawat pasien OTDA kita belum siap, karena belum ada dokter spesialisnya,” Tegas Joko (11/03/19)

Namun hal tersebut justru terbalik dengan apa disampaikan Kabid Kesehatan M. Junaidi, SKM sepanjang 2018 sudah 6 orang meninggal dunia positif HIV/AIDS.

“Dua orang diantaranya anak dibawa umur, dua orang lagi dewasa dan serta dua lainnya parubaya. Dengan keterbatasan biaya Dan segala upaya kami Dinas Kesehatan Empat Lawang hanya bisa berbuat seadanya, meski sejauh ini kami masih terus menghimbau kepada masyarakat agar jangan takut untuk segera melaporkan kalau di lingkungan terdapat masyarakat menderita HIV kepada pihak puskesmas atau pemerintah setempat,” ujar Junaidi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang Wiwik Supriyantini, SKM. M.Kes melalui Kabid Kesehatan M. Junaidi, SKM Mengakui tidak bisa berbuat banyak untuk menangani atau ikut menjalankan pencegahan penyakit HIV/AIDS yang kini terus menghantui masyarakat.

“sampai hari ini belum ada bantuan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat yang kami terima, terlebih lagi ketika kami mengajukan dana untuk kegiatan pencegahan atau semacamnya selalu tidak bisa dikabulkan karena alasan anggaran,” beber Junaidi saat bincang bersama pewarta. Jum’at, (15/03/19).(Herli)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *