oleh

Tewas Tertabrak Kereta Api, Organ Tubuh Amda Banyak yang Hilang

Kondisi mayat  yang diduga tertabrak Kereta Api di perbatasan antara Stasiun Saling degan Stasiun Kota Padang

EMPAT LAWANG I Amda (60) binti Raden diketahui Warga Desa Lubuk Besar Kecamatan Tiang Pumpung kepungut Kabupaten Musirawas, sudah tergeletak tak bernyawa diduga, korban meninggal dunia karena tertabrak Kereta Api di perbatasan antara Stasiun Saling degan Stasiun Kota Padang Tepatnya KM 254 +3/4 Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Mayat tesebut Pertama kali ditemukan oleh  Gatot (22) pada Jumat (13/10) sekitar Pukul 09.00 WIB di Rel Kereta Api perbatasan Kota Padang dengan Stasiun Saling Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

“Korban ditemukan dengan Kondisi dan keadaan sudah meninggal dunia yang mana sebagian organ tubuh banyak yang hilang diantaranya tangan sebelah kiri dan kaki sebelah kiri setelah mengetahui dan menemukan mayat tersebut kemudian saksi langsung melaporkan ke Stasiun Saling,”Kata Kasatreskim Polres Empat Lawang, AKP Robi Sugara, kemarin.

Dijelaskan Robi, setelah mendapat laporan dari saksi kemudian pihak stasiun langsung menjemput mayat dan di bawa ke Stasiun Saling. Ketika mayat tiba di Stasiun Saling Pihak keluarga korban datang dan langsung membawa korban ke rumah duka.

“Mengetahui jika kondisi korban ditemukan tidak utuh sehingga Pihak Keluarga korban masih melakukan pencarian organ tubuh milik korban yang hilang dan setelah dilakukan pencarian dengan cara menyusuri rel kereta api dan ditemukan organ tubuh milik Korban antara lain tangan sebelah kiri yang posisinya tidak jauh dari tempat korban ditemukan dan untuk bagian kaki sebelah kiri sudah ditemukan lengkap, pencarian potongan organ tubuh korban dilakukan bersama pihak stasiun KA,”Jelasnya.

Diterangkan Robi, kronologis kejadian pada  Kamis (12/10) diketahui jika korban pergi dari rumah dan tidak pamitan dengan  keluarga dan tidak pulang kerumah kemudian dilakukan pencarian oleh pihak keluarga tetapi saat itu korban tidak ditemukan karena diketahui jika korban mengalami gangguan kejiwaan.

“Untuk jenazah saat ini sudah diambil langsung oleh keluarga korban dan keluarga korban tidak menuntut secara hukum dikarenakan korban mempunyai gangguan sakit kejiwaan dan keluarga  korban sudah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggapnga musibah,”tutupnya.(Ridi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *