oleh

Penamaan Air Terjun Taman Jodoh Dilatari Mitos Puyang Kemang Manis

EMPAT LAWANG I Dari Tiga objek wisata di Desa Kemang Manis yang baru diluncurkan Pemda Empat Lawang lusa kemarin, salah satu objek wisatanya mengundang rasa penasaran bagi sebagian kalangan, karena   dinamakan Air Terjun Taman Jodoh. Konon, penamaan air terjun ini dilatari kisah-kasih Puyang Kemang Manis. Seperti Apa?.

Wisata Air Terjun Taman Jodoh begitu erat dengan cerita Puyang Kemang Manis. Usut punya usut, penamaanyapun dinukil dari kisah sang puyang. Konon, Puyang Kemang Manis yang kala itu masih berstatus jomblo (belum beristri), menemukan belahan jiwanya di kawasan air terjun. Sehingga singkat cerita, masyarakat pun menamai Air Terjun tersebut dengan sebutan Air Terjun Taman Jodoh. Kendati belum ada keterangan jelas secara rinci baik mengenai siapa sang puyang, nama istri, dan lain sebagainya. Namun cerita sang puyang tampak begitu melegenda di masyarakat.

“Saya hanya mendengar dari orang di sini saja, mengenai benar tidaknya Saya juga tidak tahu. Tapi itu sudah viral,” kata Evin, warga setempat

Ketua Tim Penjelajah Menara62, Abu Yamin, menyebut, penamaan objek wisata memang benar dilatari kisah Puyang Kemang Manis. “Selama penjelajahan, kita sudah tanya ke warga disini, memang begitu ceritanya, dan itu melegenda di masyarakat,” bebernya

Disisi lain Abu Yamin berujar, Air Terjun Taman Jodoh memiliki ketinggian sekitar 25 Meter. “Kalau untuk kolam dibawahnya sekitar 2 meter,” katanya

Lain pihak, Air Terjun Taman Jodoh kerap dikaitkan dengan masalah jodoh. Tak ayal remaja yang kini belum menemukan tambatan hati berkeinginan datang kesana.

“Saya baca di koran mengenai berita ini. Memang agak penasaran dengan air terjun taman jodoh, pingin lihat dan menikmati wisata alamnya. Lagi pula, nama wisata itu cukup mewakili perasaan kami saat ini ,” kata Yudi, pemuda Tebing Tinggi

“Nah yang jomblo, datanglah kesano, kalu bae nemu jodohnyo. Yang sudah bebini men nak pegi, mintak surat izin dulu,” timbal teman lainnya.

Sementara, Alim, pegiat agama di Tebing Tinggi, menuturkan, hendaknya para pengunjung lebih memperhatikan akan kebesaran Allah terhadap objek wisata di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

“Apa pun itu namanya yang melekat di objek wisata tersebut. Lebih indah para pengunjung memerhatikan akan kebesaran Allah dalam ciptaanya. Sehingga keimanan dalam hati kian bertambah. Pun dengan itu kita mendapat nilai tambah,” sarannya (Ridi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *