oleh

Komisi IV : Raskin Kualitas Buruk Silahkan Ditukar

Anggota Komisi IV DPRD OKI Abdul Hamid

KAYUAGUNG I Rendahnya kualitas beras miskin (raskin) yang didistribusikan ke rumah tangga sasaran (RTS) di Kabupaten OKI, khususnya dalam Kecamatan Kayuagung dikeluhkan. Anggota Komisi IV DPRD OKI Abdul Hamid meminta para penerima raskin segera menukarkan beras kualitas buruk dengan beras kualitas baik di Kecamatan Kayuagung.

“Beberapa pekan terakhir, saya turun ke lapangan. Rata-rata penerima raskin di Kecamatan Kayuagung mengeluhkan masalah kualitas beras buruk seperti berwarna kuning, pecah-pecah, kutuan, lamanya distribusi ke RTS hingga jatah tiga bulan dapat dua bulan,” kata Anggota Komisi IV DPRD OKI Abdul Hamid, Rabu (19/7).

Politisi Partai Gerindra OKI menduga lambannya distribusi raskin terjadi di manajemen Bulog. Sebab, Bulog baru akan mengeluarkan raskin jika administrasi dirampungkan.

“Bulog akan keluarkan raskin jika dana yang terkumpul dari penerima raskin sudah full. Mana mau Bulog mengeluarkan sedikit demi sedikit raskin, karena akan memberatkan cost distribusi,” terangnya.

Dia berharap agar Bulog mempersiapkan raskin sesuai dengan kebutuhan dan secepatnya menyalurkan raskin ke masyarakat.

Begitupun soal tiga bulan hanya mendapatkan dua bulan raskin, lanjut dia, berdasar informasi dari Bagian Ekonomi Setda OKI bahwa hal itu menjadi kebijakan tiap kelurahan ataupun desa.

Untuk menyelesaikan masalah ini, pada Agustus nanti pihaknya berencana memanggil para camat, bulog, bagian ekonomi dan komisi.

“Nanti semua pihak akan duduk bersama mencari solusi mengatasi masalah ini,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ekonomi Setda OKI Arie Iskandar dikonfirmasi melalui selulernya menyatakan pihaknya membantah keras kalau raskin lambat didistribusikan lantaran Bulog mendahulukan penyelesaian administrasi ataupun dana harus 100% terkumpul.

Justru, sebelum uang terkumpul 100% ke Bulog  raskin bisa didistribusikan ke penerima RTS.

“Kalaupun kebutuhan mendesak, kami juga bisa berkoordinasi dengan Bulog untuk mendistribusikan lebih awal,” katanya.

Begitupun soal kualitas raskin, pihaknya jauh-jauh hari sudah menyosialisasikan ke seluruh kecamatan jika menemukan raskin buruk dapat menukarkannya segera.

“Ya, bisa ditukarkan hari itu juga kalau menemukan kualitas raskin buruk. Tentu, kami siap dipanggil Komisi IV duduk bersama membahas persoalan ini,” terangnya. (Romi)

 

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *