oleh

Riezky Aprilia Ambil Formulir Bacalonkada di DPC PDIP Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU I Riezky Aprilia yang merupakan bakal calon (Balon) Walikota Lubuklinggau, secara resmi mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ‎Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Lubuklinggau, guna mengambil formulir pendaftaran dan penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kota Lubuklinggau.

Putri sulung mantan Walikota Riduan Effendi ini, datang sekitar pukul 10.40 WIB dengan mengenakan jilbab warna merah dipadu kemeja lengan panjang warna putih dan celana panjang warna hitam yang mirip dengan warna khas PDIP dengan ditemani dua orang keluarganya. Kedatangan mereka, disambut langsung oleh Ketua DPC PDIP Kota Lubuklinggau, Suyitno.

‎Riezky yang akan mengusung visi Lubuklinggau‎ Mandiri, Terdepan dan Bermartabat (MANTAB) ini, usai mengambil formulir pendaftaran dan penjaringan mengungkapkan, jika ia sengaja memakai baju merah putih karena ingin menghormati tuan rumah.

“Pesan saya Indonesia tetap satu merah putih. Apalagi, kalian tahu semua jika warna PDIP itu hampir sama dengan apa yang saya pakai ini, tidak ada maksud apa-apa, cuma menghormati saja,” ungkapnya, Selasa (23/5).

Ia menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena telah disambut jajaran Pengurus DPC PDIP Kota Lubuklinggau dengan baik.‎

“Niat saya datang ke sini menjalankan nawaitu saya mengambil formulir sebagai Cawako 2018. Tentu, alasannya memilih partai berlambang banteng ini, karena PDIP merupakan partai pemenang dan sedang berkuasa saat ini. Sudah barang tentu mempunyai pengaruh yang luar biasa. Bahkan, setiap orang pasti ingin diusung oleh PDIP,” jelasnya.

Namun, dirinya menghormati mekanisme partai yang berlaku, jika nanti hasil penjaringan memutuskan bukan dirinya yang terpilih, tentu ia akan legowo. Hanya saja, ia meminta semoga silaturrahmi yang telah dibuka dan dirajut, nantinya dapat tetap terjaga dan kedepan bisa bermitra.

“Apapun keputusan partai, tentu kita hormati. Jangan sampai terjadi perpecahan hanya gara-gara tidak diusung. Kita juga harus belajar tahu diri,” kata dia.

‎Selain itu, ia juga menganggap jika jalur partai masih sangat relevan dengan kondisi perpolitikan di Indonesia saat ini. Sebab, jika sendainya dirinya terpilih, pasti akan berhadap-hadapan dengan partai politik. “Tentu jalur politik akan tetap dijalani,” jelasnya.

Sementara ‎itu, Ketua DPC PDIP Kota Lubuklinggau, Suyitno ‎mengaku bahwa Riezky merupakan orang kedua yang telah mengambil formulir di DPC PDIP, setelah pak Rustam Efendi yang telah lebih dulu mengambil saat pendaftaran penjaringan Balon dibuka.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 8 sampai 29 Mei mendatang. Masa pengembalian berkas dari 28 Mei sampai 5 Juni mendatang. Sedangkan, dari 29 Mei sampai 6 Juni itu, masa pengembalian berkas. Kemudian, dilanjutkan tanggal 11 sampai 17 Juni masa verifikasi berkas,” jelasnya.

Ia menyampaikan, setelah semuanya selesai, dilanjutkan proses tahap selanjutnya, yakni rapat tingkat DPC PDIP Kota Lubuklinggau, lalu dilanjutkan dengan penyerahan berkas para balon ke DPD PDIP Sumatera Selatan (Sumsel).

“Yang akan mengodoknya nanti disana. Mulai dari Fit and Proper test, semuanya dilakukan oleh DPD Sumsel. Masalah finalnya, akan dikembalikan di DPP Pusat. Setuju atau tidaknya, tentu kembali dari rekomendasi pusat,” ungkapnya.(Mulyadi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *