oleh

Tagihan Listrik Kota Palembang Turun Rp 200 Juta

PALEMBANG I Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan dan Pemakaman (DPJPP) mengklaim tagihan listrik mengalami penurunan hingga Rp 200 juta. Penurunan terjadi karena ditertibkannya lampu jalan yang terkena proyek pembaguanan light Rail transit (LRT).

“Penurunan tidak begitu signifikan, sekitar Rp 200 juta tagihan listrik mengalami penurunan,”kata Kepala DPJPP Rubinsi, melalui Sekretaris Dinas NofriAn Fadillah, Senin (14/3).

Menurut Nofrian,  perbulan tagihan Listrik Kota Palembang mencapai Rp 5 miliar dengan adanya penertiban lampu jalan dimedian pebangunan LRT hanya untuk beberapa saat saja. Karena lampu jalan yang dilepas sebanyak 300 unit akan kembali dipasang di jalan Noerdin Pandji, jalan ini membutuhkan sebanyak 180 unit lampu jalan.

“Sisanya akan dipasang di 700 titik yang belum dipasang lampu jalan, sehingga Palembang terang dan bebas gelap. Kami terus berupaya agar seluruh diwilayah Palembang terpasang lampu jalan, setelah dipasang kembali maka tagihan akan kembali seperti semula lagi,”jelasnya.

Pihaknya berupaya akan menghemat tagihan dengan menganti lampu yang lebih hemat listrik, sehingga dengan pergantian tagihan listrik lebih hemat dibandingkan tagihan sekarang, namun pergantian lampu jalan belum dapat dilakukan sekarang ini.

Nofrian,  juga menjelaskan adanya lampu jalan yang hidup pada siang hari, karena temer lampu rusak sehingga lampu menyala pada setiap hari baik malam dan siang hari.  Lampu jalan yang terpasang sekarang ini secara  otomatis hidup pada saat matahari terbenam dan mati ketika matahari terbit.

“Yang rusak nanti kami perbaiki. Tim peninjuu lapangan setiap hari diterjunkan untuk memantau langsung lampu jalan dan masyarakat dapat memberi tahu kepada petugas jika kondisi lampu jalan yang ada dilingkungannya rusak,”katanya. (Supardi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *