oleh

Serius Tanggulangi Karhutla, Bupati OKI Segera Cek Kesiapan Perusahaan

sosialisasi kebakaran hutan dan lahan di makodim 0402 OKI/OI kamis (10/3)
sosialisasi kebakaran hutan dan lahan di makodim 0402 OKI/OI kamis (10/3)

KAYUAGUNG I Permerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan sangat serius dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2016. Keseriusan itu, terlihat dengan akan dilakukannya pengecekan langsung ke perusahaan yang berada di wilayahnya. Baik itu perusahaan perkebunan, atau Hutan Tanaman Industri (HTI) untuk memeriksa langsung kelengkapan sarana-prasarana yang dimiliki guna mencegah kebakaran.

Bupati OKI, Iskandar SE dalam rapat sosialisasi pencegahan Karhutla di Komando Distrik Militer (Kodim) 0402 OKI-OI, Kamis (10/3/2016) menegaskan, perusahaan harus melaksanakan beberapa hal dalam mencegah kebakaran di lahan dan  sekitar perusahaan.

“Diantaranya, perusahaan harus peduli dengan masyarakat sekitar. Caranya, menyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat. Sementara guna mencegah kebakaran, bantu mereka agar tidak lagi bercocok tanam dengan cara membakar lahan. Kemudian lengkapi kelengkapan pemadam yang memadai, buat kanal blocking dan bentuk tim pemadam yang terlatih. Nanti akan kita cek ke lapangan mengenai kesiapan itu,”  tegasnya.

Katanya, untuk mencegah kebakaran di sekitar perusahaan harus melibatkan masyarakat sekitar. “Libatkan masyarakat sekitar. Berdayakan mereka, mulai dari pertanian atau dibina bentuk Desa peduli Api. Sampai saat ini sudah dibentuk 58 Desa peduli api. Terdiri dari 78 regu peduli api dan sudah disiapkan di delapan Kecamatan yang rawan kebakaran di OKI,” jelasnya.

Sementara untuk di luar wilayah perusahaan. Itu merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari Pemerintah, Camat, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek), Komadan Rayon Militer (Danramil) dan Kepala Desa (Kades).

“Harus bersinergi antara Kepolisian, Pemerintah, TNI dan masyarakat. Kalau di Kecamatan masih terjadi kebakaran lahan, maka siap-siap Camatnya dicopot,” ungkap Bupati.

Komadan Kodim (Dandim) 0402 OKI/OI, Letkol Kav Dwi Irbaya menambahkan, saat memasuki musim kemarau akan terjadi banyak dinamika. Sehingga harus ada koordinasi semua pihak dalam melakukan tindakan.

“Saya harapkan Camat, Kapolsek dan Danramil bersatu serta berkomunikasi dan koordinasi. Perusahaan juga harus membantu karena target kita, OKI dan OI zero asap,” singkatnya.

Kapolres OKI, AKBP M. Zulkarnain melanjutkan, berbagai upaya sudah dan sedang dilakukan Polri dalam pencegahan Karhutla. Upaya itu yakni penyuluhan, menyerahkan maklumat Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Sumsel, membina masyarakat serta karang taruna Desa melalui Binmas.

“Seluruh perusahaan telah menerima Maklumat Kapolda. Saya yakin tahun ini perusahaan tidak berani lagi membuka lahan baru dengan cara membakar. Jika ternyata masih ada perusahaan yang tetap melakukan pembakaran, maka akan kami proses secara hukum,” ujarnya. (Romi)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *