oleh

Ratusan Warga Desa Tanjung Pering Lakukan Salat Gerhana

INDERALAYA I Ratusan warga Desa Tanjung Pering, tepatnya di Perumahan Segonang, Permata dan sekitarnya dalam Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI) melakukan salat sunah gerhana matahari berjamaah, di Masjid Arrahman, pagi tadi. Salat tersebut merupakan ungkapan wujud syukur masyarakat sekaligus meminta keberkahan dari Allah SWT.

Salat gerhana dimulai tepat pukul 06.45WIB dilakukan sebanya dua rakaat yang dipimpin imam Syafarudin Al Faruk. Rata-rata salat sunah tersebut diikuti kaum adam baik tua maupun muda, termasuk kaum hawa. Sementara Bupati OI AW Nofiadi Mawardi melakukan salah gerhana di Masjid Muhajirin Indralaya.

Pantauan dilapangan, momentum gerhana matahari total yang jarang dijumpai ini dimanfaatkan sebagian besar masyarakat Ogan Ilir untuk melakukan salat sunah gerhana.

Bahkan sebagian besar masjid besar di seluruh kecamatan dalam Kabupaten OI melakukan salat sunah tersebut.

Lantaran dilakukan dalam waktu yang langka, warga pun antusias dan khusyuk mengikuti salat gerhana. Gerhana matahari total datang sekitar pukul 07.20WIB dengan durasi 1 menit 50 detik. Saat itu suasana menjadi gelap bak malam hari. Saat tepat sejajar antara bulan dan matahari, para jamaah pun mengumandangkan zikir dan takbir memuji kebesaran Sang Khalik.

Imam Masjid Arahman Safarudin Al Faruk meminta agar kaum mukmin bersyukur dapat mengalami dan melihat secara langsung kebesaran Allah SWT.

“Alhamdulillah atas rahmat Allah maka diberikan kesempatan untuk menyaksikan gerhana matahari yang datangnya tidak tiap tahun. Kami meminta agar nikmat iman, kesehatan, rezeki dan keberkahan dari Allah SWT senantiasa dicurahkan dan terus bertambah. Jelasnya para jamaah tiap hari seharusnya bertambah taat kepada Allah dan mengikuti sunah-sunah rosul,”ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Yayasan Arrahman Hasan Heri menambahkan gerhana matahari terjadi bukan karena kematian anak nabi Muhammad yaitu Ibrahim.

“Jadi bukanlah sebab kematian maupun kelahiran terjadinya gerhana matahari. Ini tanda kebesaran Allah agar kita mengingat kebesaran Allah semata. Kita jangan sujud kepada matahari, bulan dan hendaklah sujud hanya kepada Allah SWT,”katanya.(ST)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *