oleh

Vaksin Polio Gratis Kabupaten OKI Targetkan 91.809 Balita

Bupati OKI, Iskandar SE menabuh gong tanda dimulainya PIN Polio di Kabupaten OKI. Fhoto : Romi Maradona
Bupati OKI, Iskandar SE menabuh gong tanda dimulainya PIN Polio di Kabupaten OKI. Fhoto : Romi Maradona

KAYUAGUNG I Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki balita usia 0-59bulan untuk melakukan imunisasi polio di pos yang telah disediakan di desa masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI, H. M. Lubis menegaskan, untuk paksin polio ini pihaknya telah menyiapkan 1.516 tenaga kesehatan yang ditempatkan di 758 pos, tersebar di 18 Kecamatan. “Pos PIN dan tenaga kesehatan sebanyak 1.516 orang tersebar di  29 Puskesmas dan 327 Desa di seluruh wilayah Kabupaten OKI. Saya mengimbau kepada masyarakat akan pentingnya PIN Polio ini dengan membawa balita usia 0-59 bulan ke Pos pelayanan terdekat gratis tanpa biaya sepeserpun,” jelasnya.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar SE menginstruksikan, seluruh petugas di setiap Pos Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tidak boleh memungut biaya kepada orangtua balita yang di imunisasi. Jika kedapatan ada yang memungut biaya, maka petugas tersebut akan mendapatkan sanksi. Demikian diungkapkan Bupati saat membuka PIN Polio di Puskesmas Celikah, Kecamatan Kayuagung, Selasa (8/3/2016).

“Imunisasi ini gratis, tidak dipungut biaya. Kalau ada petugas yang memungut biaya, silahkan laporkan kepada saya. Pasti akan kita berikan sanksi,” tegasnya.

Menurut Bupati, di OKI ada  91.809 orang balita yang menjadi sasaran imunisasi Polio. Jika masyarakat tidak sempat ke Pos PIN, maka petugas bisa jemput bola.

“Saya instruksikan kepada seluruh petugas Pos PIN Polio agar datangi balita sasaran, jika memang mereka tidak sempat datang ke Pos PIN. Jangan sampai ada balita yang tidak imunisasi, sebanyak 91.809 balita harus sudah di imunisasi dalam waktu satu pekan,” tegasnya lagi.

Dijelaskan, PIN Polio 2016 bertujuan agar tercapainya eradikasi polio Nasional tahun 2020. Dan diharapkan, pada akhir 2018 penyakit polio berhasil dihapuskan di seluruh Dunia. (Romi Maradona)

loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *